Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Bupati Buka Workshop Mamaos DKC
Bupati Buka Workshop Mamaos DKC
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 30 September 2016 |
Cianjur Raya
![]() |
| SAMBUTAN: Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar berikan sambutan dalam workshop mamaos DKC di Taman Pancaniti Cianjur. FOTO : DENI ABDUL KHOLIK/RADAR CIANJUR |
CIANJUR - Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar, menghadiri acara workshop Mamaos Dewan Kesenian Cianjur di Taman Pancaniti Cianjur, Selasa (9/27). Hadir dalam kesempatan tersebut, Kabid Kebudayaan dan Pariwisata Yanto,Ketua DKC, Dedi Mulyana, Ketua Karang Taruna Cianjur, H. Roni Setiawan, Ketua Padepokan Pancaniti, D. Andri Kertanegara, SH, Ketua Sundawani H. Iwan Rio Mustofa, para tamu undangan lainnya.
Bupati Cianjur menyampaikan seni mamaos atau lebih dikenal dengan seni tembang sunda Cianjuran atau juga merupakan seni budaya tradisional peninggalan nenek moyang dahulu yakni R.A.A Kusumaningrat ( Dalam Pancaniti ) seorang dalem/bupati yang telah menjabat di Cianjur pada tahun 1834 – 1862. Pada pase yang lampau seni mamaos itu mengalami masa kejayaan yang panjang. Alunan musik yang khas dan "hariring" yang membuat bulu kuduk merinding. Lantunan kecapi yang dipadukan dengan harmonisasi suara seruling dan suara sinden yang merdu.
“Apabila filosofi tersebut diresapi, pada hakekatnya merupakan symbol rasa yang ingin dicapai adalah terciptanya keimanan dan ketaqwaan masyarakat melalui pembangunan akhlak yang mulia. Dengan kebudayaan, masyarakat Cianjur ingin mempertahankan keberadaannya sebagai masyarakat yang berbudaya, memiliki adab, tatakrama dan sopan santun dalam tata pergaulan hidup," paparnya.
Irvan menginginkan bahwa seni mamaos/tembang sunda Cianjuran itu kedepan bangkit, bisa diterima oleh semua kelompok masyarakat, bila saat ini sebagian banyak minat masyarakat pada musik kekinian, tak ada salahnya jika seni mamaos/tembang sunda Cianjuran itu di kolaborasikan dengan musik-musik kekinian, tetapi yang menjadi ciri khasnya suling, kecapinya tidak hilang. “Intinya seni mamaos ini jangan sampai punah, melainkan harus kembali Berjaya,” paparnya.
Bupati berharap, dengan workshop diselenggarakan akan adanya dayung bersambut antar pegiat seni mamaos, khususnya Dewan Kesenian Cianjur harus mampu mengakomodir pada tiap – tiap wilayah di kecamatan dan desa. Selain itu, juga dapat terkoneksi dengan jajaran pendidik, baik itu pendidikan yang sifatnya formal ataupun informal, sehingga pendidikan seni mamaos ini dapat diperkenalkan khususnya pada peserta didik, jika sudah dikenali nantinya akan diminati, dicintai kemudian merasa memiliki.
“Terlebih seni mamaos/tembang sunda Cianjuran dituntut mampu menjawab ledakan jiwa yang menyebabkan keringnya jiwa, gelisah dan jauh dari rasa damai, juga tidak hanya bisa melihat/memainkanya saja, namun juga dengan seni mamaos itu dapat menempatkan seni mamaos bagian yang penting tak terpisahkan dari kehidupan kita yang erat kaitannya dengan kebutuhan psikologis (kejiwaan),” paparnya.
Sementara itu, panitia pelaskana, Ihsan Subhan menjelaskan, sedikitnya ada 96 orang yang mengikuti kegiatan ini. Terdiri dari 32 kecamatan yang masing masing kecamatan ada 3 orang guru yang dilibatkan. Narasumber kegiatan itu berasal dari akademisi kesenian tradisional yakni Dr. Yus Wiradredja SK ar , M.Hum, sejarah mamaos Cianjuran, Dr. Drs, Heri Herdini, M.Hum, Estetika Cianjuran, Dr. Drs. Deni Hermawan, MA, Kedudukan Mamaos Cianjuran. (den)
Populer
-
Abdulatif BEBERAPA wilayah di Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak, tepatnya hari Rabu pada tanggal 27 Ju...
-
SAMBUTAN: Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar berikan sambutan dalam workshop mamaos DKC di Taman Pancaniti Cianjur. FOTO : DENI ABDUL ...
-
SETELAH meraih peringkat ketiga di Piala Presiden 2017, Persib Bandung mulai merancang agenda lanjutan untuk mengisi kekosongan jelang tam...
-
GEKBRONG – Dibalik jabatannya sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Muhammad Ahmad Jalal...
-
ILUSTRASI CIANJUR-Istilah 'Salam Pramuka' dan 'Salam OSIS' berada di daftar pencarian teratas dalam sebuah mesin telus...
-
CIPANAS - Koperasi Baitul Maal Wat-Tamwil (KBMT) As-salam, di Jl. Raya Pacet Cipanas, bergerak di bidang simpan pinjam dan pembiya...
-
CIANJUR - Pererat silaturahmi sesama penggemar musik Sabyan Gambus khususnya, dan pemuda/i yang mencintai Sholawat yang tergabung dalam ...
-
Caption A, seseorang yang diduga mengaku sebagai pengacara diamankan di Kantor Kepala Desa Cikancana guna menghindari amuk masa. GEKBRO...


Tidak ada komentar: