Ambles di Kantor Desa Limbangansari

FOTO: M SUYUDHI/RADAR CIANJUR
AMBLES: Ban truk masuk ke dalam tanah setelah ambles mengangkut barangkal di halaman kantor Desa Limbangansari.  




METRO-Sebuah kendaraan truk pengangkut pasir mengalami slip pada ban kendaraannya cukup lama, sehingga tidak dapat melajukan truk tersebut. Kejadian ini terjadi di Kantor Desa Limbangansari, Cianjur, pada Kamis (29/9) kemarin. Saat di lokasi, terlihat tanah desa mengalami ambles yang disebabkan oleh sebuah truk yang bermuatan tersebut.

Menurut akuan supir truk, Mamin, saat mengirim barangkal ke halaman kantor Desa Limbangansari masih aman belum mengalami ambles. "Pas setelah turunin barangkal, tanah ambles dan ban jadi slip," akunya.

Ia pun menuturkan, kondisi di halaman desa tersebut masih labil dan belum padat kondisi tanah itu. Untuk melakukan pengangkatan ban yang slip pun cukup dengan barang seadanya, salah satunya seperti dongkrak kecil dan sebuah kayu serta bebatuan. "Udah setengah jam ini. Kalau kitana aral mah hese, diberatan mungpuy. Ban juga jadi dalem, soalna pas kena PAM pisan, jadi keinjak ban bocor," tutur Supir Truk.

Faktor lainnya penyebab memakan waktu yang cukup lama saat berusaha mengangkat ban truk yang slip itu yakni oleh PAM yang bocor. Sehingga menyebabkan ban truk yang slip digenangi air PAM. "Ya cai hungkul, dikeduk tambah ngalir. Kawitna mah sakedik amblesna, lama-lama ngahipuan tambah dalem," ungkapnya.

Setelah beberapa waktu dan cara, akhirnya ban truk tersebut pun dapat diangkat dari amblesnya tanah di halaman desa. Akibatnya dari slip itu, air PAM desa menjadi patah dan dipaksa untuk menyumbat air PAM yang terus keluar. Hal itu dilakukan oleh seorang Operator Desa Limbangansari, Alif, saat melihat PAM yang patah. "Air nu ngocor tidie dari pipa PAM. Nyakapaksa diakalan hela tutupan ku plastik, tapi teu kuateun ku plastik, morojol dei morojol dei caina," kata Alif.

Ia pun dengan segera mencari akal lain untuk menutup pipa PAM yang patah, agar air PAM itu tidak membanjiri dan keluar terus menuerus dari pipa  Dengan cara memadati dengan sebuah plastik dan bebatuan, akhirnya ia dapat menunyumbat pipa tersebut yang patah. Pasalnya truk muatan barangkal itu untuk sebuah pembangunan halaman desa. "Iya tadi truk ngirim pasir barangkal buat ngeaspal halaman desa nanti Minggu," tutupnya. (yud)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top