Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Awas! Jangan Mudah Percaya Orang Lain
Awas! Jangan Mudah Percaya Orang Lain
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 10 Juni 2016 |
Metro Cianjur
![]() |
| KORBAN : Indra warga Warung jambu Cianjur menjadi korban penipuan seorang wanita asal Sukabumi. |
CIANJUR-Indra Permana (27), warga Warung
Jambe, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur. Harus merelakan uangnya Rp5 juta yang
raib akibat kena tipu.
Ia mengatakan, uangnya itu raib dibawa Intan
Nuraeni (22) asal Ciaul, Kota Sukabumi. “Intan ini teman saya dipekerjaan
pabrik GSI Sukabumi dan sudah lama kenal hampir satu tahun. Ketika itu, dia lagi
membutuhkan uang dan meminjam kepada saya sebesar Rp5 juta dengan menggadaikan
akte rumahnya yang di Sukabumi ke saya,” ujarnya.
Lantaran percaya begitu saja pada Intan, Indra
pun akhirnya meminjamkan uangnya. Namun naas, Indra harus merelakan uangnya serta
jaminan akte rumah milik Intan yang ia pegang. “Dia baru bayar Rp300 ribu dan
sebelum puasa kemarin ia membawa orang-orang kaya buser ke rumah, saya pun dari
situ kaget ada apa. Lalu meminta akte rumahnya yang digadaikan kepada saya.
Karena saya ketakutan dan tidak mau panjang, akhirnya memberikan akte rumah
kepadanya,” kata Indra.
Tak lama, ia pun langsung melapor ke Kantor
Kepolisian Polsek Cianjur Kota. Namun menurutnya, pihak polsek tidak dapat
menulusri lebih dalam karena transaksi gadai tersebut tidak melampirkan
kwitansi atau semacamnya yang bisa dijadikan bukti.
Kepala Kepolisian Polres Cianjur, AKBP Asep
Guntur Rahayu, menjelaskan bilamana ada barang bukti transaksi, kepolisian pun
bingung harus menindak seperti apa. “Bila benar seperti itu, ini bisa masuk
pasal 378 KUHP tentang penipuan atau 372 tentang penggelapan, dimana pelaku
bisa dikenakan hukuman penajara paling lama empat tahun,” jelasnya.
Seharusnya korban melampirkan kwitasnsi,
sehingga bisa menjadi bukti untuk dilakuakan pidana terhadap tersangka.
Kapolres pun menghimbau bila ada hal seperti itu, tahan dulu seorang pelakunya
ini dan secepatnya melapor kepada Polsek atau Polres. “Dan jangan lagi mudah
pecaya terhadap seseorang yang kita kenal, harus pintar-pintar memilah,”
tutupnya.(cr2)
Populer
-
USIA DINI: TK Al Azhar Cianjur mengajarkan kepada siswa sejak dini tentang sopan santun terhadap guru dan orang tua. CIANJUR-Mar...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
Ruas Jalan Raya Cipanas sudah menjadi langganan banjir, tak pelak kondisi ini semakin mempersulit pengendara ketika melintas. Amat dis...
-
ILUSTRASI CIANJUR-Istilah 'Salam Pramuka' dan 'Salam OSIS' berada di daftar pencarian teratas dalam sebuah mesin telus...
-
ilustrasi GEKBRONG –Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Cikancana, Bripka Arief Firmansyah, b...
-
Mengulas peranan media, baik media cetak maupun elektronik, sebagai kontrol sosial kini mulai disadari oleh berbagai kalangan, tak ter...
-
JAKARTA - Kuasa Hukum terpidana mati Su'ud Rusli, Boyamin melaporkan Jaksa Agung M Prasetyo ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (...
-
CIPANAS- Sejumlah mantan pegawai Perkebunan Teh Cisereuh, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, alih profesi menjadi pedagang kaki lima ...


Tidak ada komentar: