Longsor, Garut-Cianjur Sempat Lumpuh 20 Jam


CIANJUR-Kawasan Jawa Barat Selatan, khususnya Kabupaten Cianjur dan kabupaten perbatasan lainnya dinilai rawan pergerakan tanah. Salah satunya Kabupaten Garut bagian selatan yang kondisi geografis tanahnya hampir sama dengan wilayah Kabupaten Cianjur.

Makanya tak heran, tidak kuat digempur hujan deras, tebing setinggi 30 meter di wilayah Kabupaten Garut bagian Selatan ambruk, Rabu (8/6) lalu. Akibatnya Jalur Garut-Cianjur-Bandung pun lumpuh sekitar 20 jam lamanya. Aparat setempat menurunkan alat berat untuk mengangkat bongkahan tanah yang mengurug hampir 1 kilometer jalan provinsi.

Danramil Cisewu Kabupaten Garut, Kapten Inf Supriyatna, menjelaskan longsor tebing setinggi 30 meter diperkirakan terjadi pada dinihari. Saat itu, hujan deras mengguyur Garut Selatan. Bongkahan tanah mengurug dan menutup jalan sepanjang 1 kilometer lebih, sehingga jalan tak bisa dilalui. “Jalan Provinsi penghubung tiga kabupaten lumpuh," tandasnya.

Longsor tebing, lanjutnya, terjadi di Kampung Lewo, Caringin, Kabupaten Garut. Longsor diperkirakan Rabu dinihari sekitar pukul 02.00. “Setiap saat menunggu bantauan alat berat dari PU Bina Marga, harapnya.(*/net)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top