Radar Cianjur »
Berita Utama
»
FEBi Lantik Pejabat Baru
FEBi Lantik Pejabat Baru
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 28 Juli 2016 |
Berita Utama
CIANJUR-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, menggelar pelantikan dekan dan pejabat baru di Gedung Perpustakaan Universitas Suryakancana Cianjur, kemarin.
Kedelapan pejabat yang dilantik itu yakni, Dekan, Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2, Wakil Dekan 3, Ketua Prodi Managemen Pendidikan Agama Islam, Ketua Prodi Managemen Perbankan Syariah, Ketua Prodi Managemen Ekonomi syariah dan Kepala Laboratorium.
Dalam acara pelantikan pejabat baru dengan masa bakti periode tahun 2016-2021 ini berjalan dengan khidmat dan lancar. Acara, dihadiri oleh Perwakilan Kopertis wilayah 4 Provinsi Jawa Barat, civitas akademik, kementrian agama Kabupaten Cianjur.
Dekan FEBI Universitas Suryakancana, Endang Jumali mengaku, pelantikan tersebut bertujuan untuk memberikan penyegaran terhadap visi dan misi dalam suatu roda organisasi.
"Dulu kan FEBI ini merupakan pergantian dari FAI dan pergantian nama itu berdasarkan dari Direktorat Jendral Pendidikan Agama Islam. Dalam suatu lembaga keorganisasian adanya reshuffle merupakan hal yang biasa," ujar Endang.
Endang dalam pergantian nama fakultas serta pemilihan kepengurusan organisasi ini dalam prosesnya tidaklah mudah. Pasalnya, banyak hal yang harus dimusyawarahkan dengan tim perubahan agar mencapai kemufakatan dengan baik.
"Ini prosesnya kurang lebih enam bulan karena banyak beberapa hal yang perlu dimusyawarahkan dengan semua pihak. Termasuk dalam penambahan pejabat baru(wakil dekan 3). Mengingat wakil dekan 3 ini sebelumnya tidak ada," jelasnya.
Sementara itu, syarat untuk menjadi pejabat organisasi diantaranya adalah segi akademik wakil dekan minimal S2, memiliki pengalaman minimal satu tahun dalam roda organisasi. Sedangkan untuk pejabat baru adalah aktif sebagai dosen tetap atau struktural, harus memiliki kemampuan periogratif.
"Untuk program sendiri kami akan mencetak mahasiswa yang tak hanya pintar dalam ilmu fiqih juga pintar dalam ilmu ekonomi. Sehingga seimbang antara ilmu agama dan ilmu nin agama," pungkasnya.(riz)
Populer
-
CIPANAS- Kondisi cuaca buruk selama Februari 2016, mengakibatkan sejumlah harga sayur-mayur di Pasar Tradisional Pasar Cipanas meningk...
-
FOTO: ILLUSTRASI PACET- Empat orang pelaku penipuan bermodus transaksi online diringkus Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Pold...
-
JAKARTA-Rapat internal Komisi IX DPR akhirnya memutuskan dibentuknya Panitia Kerja (Panja) Vaksin Palsu. Hal ini sebagai tindak lanjut...
-
PARIS Saint Germain (PSG) mencul menjadi salah satu klub yang diperhitungkan di Benua Eropa, selama empat tahun belakangan ini. Dukung...
-
CIANJUR – Beragam potensi alam di Cianjur Selatan (Cisel) semakin hari semakin terkuak oleh masyarakat luas. Bupati Cianjur, Irvan Ri...
-
Encep Suganda Selama puluhan tahun pria yang satu ini telah menjadi aparat Desa Sindangjaya. Tujuannya hanya-lah satu yakni ingin mem...
-
JAKARTA-Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa, H Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut positif langkah Partai Kebangkita...
-
Pemerintah Kecamatan Karangtengah bina perangkat Desa Sukamantri termasuk BPD, dan LPM. Acara dilaksanakan di Aula Desa Sukamantri, de...


Tidak ada komentar: