Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Minim Sarana, Kunjungan ke Jangari Turun 20 Persen
Minim Sarana, Kunjungan ke Jangari Turun 20 Persen
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 19 Juli 2016 |
Berita Utama
| FOTO: ELINDAMAWADDAH/RADARCIANJUR |
CIANJUR-Sebagai salah satu objek wisata andalan yang dimiliki Cianjur, Waduk Cirata Jangari ramai dikunjungi wisatawan. Berdasarkan data dari pengelola, sepanjang tahun 2015 lalu saja, lonjakan pengunjung mencapai angka 23.029 orang.
Tingkat kunjungan tertinggi tercatat pada bulan Juli, yakni 11.812 orang dan yang terendah di bulan Maret mencapai 218 orang.
Sayangnya, kunjungan tersebut tahun ini tak semeriah tahun lalu. Koordinator Pengelola Waduk Jangari, Sopidin memaparkan, menginjak pertengahan 2016 ini, angka kunjungan wisatawan ke Jangari mengalami penurunan sebanyak 20 persen. Menurutnya, banyak faktor yang mempengaruhi penurunan jumlah wisatawan. Mulai dari menjamurnya tempat wisata yang baru sampai minimnya sarana dan prasarana beserta fasilitas penunjang lainnya di objek wisata air tersebut.
“Waduk Jangari menjadi objek wisata yang mesti dikembangkan lantaran menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi. Namun, status tanahnya belum menjadi milik Pemkab Cianjur, jadi penataan sarananya masih tertunda,” papar Sopidin kepada Radar Cianjur beberapa waktu lalu.
Terlepas dari berbagai persoalan yang ada, Sopidin mendapati kunjungan wisatawan pada saat-saat tertentu masih bisa dibilang ramai. Pada libur lebaran baru-baru ini misalnya, beberapa wisatawan lokal yang kebanyakan masih dari kawasan Cianjur sampai Jonggol sudah berdatangan di akhir pekan. Nampak pula sejumlah wisatawan luar negeri dari timur tengah dan India.
“Tadi ada kurang lebih 20 orang wisatawan Arab Saudi dan India. Mereka bercakap-cakap pakai bahasa asing, saya kurang mengerti bahasa mereka,” candanya.
Informasi yang dihimpun, pada momen liburan saat itu, tiket masuk ke wisata Jangari dipatok seharga Rp2 ribu per orang dan untuk sepeda motor, Rp3 ribu untuk roda empat dan Rp5 ribu untuk bus.
Sementara untuk sarana jalur perahu, Sopidin mengaku kurang begitu mengetahui. Pasalnya, perahu merupakan milik masyarakat setempat. “Disini akses perahunya masyarakat. Tarif untuk perahu terserah mau naik atau tidak itu bukan urusan saya. Karena itu hak pemilik perahu,” ungkapnya.
Ia berharap, Pemkab Cianjur kedepan lebih memperhatikan lagi berbagai sarana dan prasarana yang ada di Jangari, salah satunya mengenai Hak Guna Pakai (HGU) lahan sehingga tata kelola bisa semakin diperbaiki. Sopidin mengaku, ia kerap kewalahan saat wisatawan membludak lantaran minimnya sarana dan prasarana.
“Bisa dilihat dari pembangunan dimana saja belum teratur, belum teratata rapi, parkiran dimana saja, makannya kami sangat kesulitan. Kami meminta sekali lagi ke pemerintah mohon diperhatikan khusus untuk wisata Jangari,” harapnya.
Sementara itu, salah seorang pengunjung yang tengah asiyk menikmati suasana, Alip Ade Putri menuturkan, ia beserta keluarga besarnya dari Jakarta yang berjumlah sepuluh orang sengaja mengunjungi Jangari untuk menghabiskan masa libur akhir pekan. “Enak lah buat dikunjungi, cocok untuk alternatif berlibur bersama keluarga. Tempatnya bersih, orangnya ramah-ramah ramah,” akunya.(lan/mg1)
Populer
-
JAKARTA-Ancaman terorisme yang kian nyata membuat pemerintah merasa perlu untuk memperkuat pasukan antiteror. Dana fantastis pun siap d...
-
Asmil Rudi Tiba-tiba saja masalah perilaku seks yang dianggap menyimpang dan bertentangan dengan ajaran agama, menjadi topik yang aktu...
-
CIANJUR- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Cianjur melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerd...
-
DI tengah-tengah hingar bingar aktivitas masyarakat Cianjur yang meramaikan suasana Car Free Day (CFD), akhir pekan lalu, nampak s...
-
WARUNGKONDANG – Camat Warungkondang, Asep Kustiana Wijaya , melantik dua orang Oejabat Semantara Kepala Desa ( PJS Kades ) , unt...
-
Korwil IMI Cianjur, Indra Winata METRO- Bupati Cianjur, DPRD Cianjur, serta Ikatan Motor Indonesia (IMI) wilayah Cianjur berunding d...
-
BANDUNG-Laga Persib menghadapi Mitra Kukar dalam lanjutan TSC 2016, Sabtu (18/6) malam nanti batal digelar di Stadion Gelora Ban...
-
KEHAMILAN pertama memberikan pengalaman tersendiri bagi Alice Norin. Aktris berusia 29 tahun itu merasakan keunikan tersendiri selama m...

Tidak ada komentar: