Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Keluarga Korban Jangari Kecewa
Keluarga Korban Jangari Kecewa
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 24 Agustus 2016 |
Berita Utama
CIANJUR-Duka mendalam masih dirasakan keluarga Toni (19) dan Yana (15) warga asal Kampung Ciperdah RT/RW 03/07 Desa Bencoy Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi yang diduga tewas tenggelam di waduk Jangari pada Jumat (19/8) kemarin. Seperti diberitakan sebelumnya, dua bersaudara itu baru saja bekerja di Kolam Jaring Apung (KJA) milik Dede Darnuji (50) di Kampung Jangari RT/RW 03/11 Desa Bobojong Kecamatan Mande.
Ayah kandung Toni, Abdul Qodir Jaelani (40) mengaku kecewa kepada pihak pemilik KJA yang mempekerjakan putra tunggalnya tersebut lantaran tak mendatangi untuk sekedar menyesalkan atau bahkan meminta maaf. Padahal, Abdul yang diketahui sudah jauh-jauh datang dari Jambi untuk melihat kondisi putra dari istri pertamanya itu. Sang juragan, menurut Abdul, terkesan cuek dan tak mau tahu.
“Padahal kalau untuk sekedar basa-basi mungkin, menemui pihak keluarga dan meminta maaf saja kan tidak ada salahnya. Apalagi ini urusannya soal nyawa, nyawa anak saya,” kesal Abdul kepada Radar Cianjur, Senin (22/8).
Abdul yang ditemani sanak saudaranya, Dede (28) kala itu masih menunggu hasil penelusuran tim Search And Resque (SAR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, mencari jenazah Toni yang belum ditemukan. Jenazah Toni baru ditemukan petugas di hari yang sama sekitar pukul 18.30 WIB.
“Kalau sudah begini, tidak mau panjang lebar. Saya minta jenazah anak saya dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi, khawatir ada penyebab lain,” tegas Abdul.
Kepada Radar Cianjur, bibi Toni dan Yana, Dede mengaku pasrah melihat kedua sanak saudara tercintanya itu harus meregang nyawa dengan cara yang mengenaskan. Terlebih, keduanya dikenal jenaka. Yang membuatnya semakin sedih tak lain karena keduanya baru saja di tempat tersebut. Niat mereka untuk bekerja, menyambung hidup malah berakhir tragis.
“Toni kan sudah tunangan, jadi dia giat mencari uang buat rencana pernikahan setelah lebaran Idul Adha tahun ini,” kenang Dede nampak sedikit kecewa.(lan)
Populer
-
CILAKU-SMAN 1 Cilaku mendapatkan bantuan dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) berupa lima tong sampah, dua alat pembuat kompos, dua...
-
GEKBRONG-Seorang pengendara sepeda motor, Mira Yuliantini (25) warga Jalan KH Saleh Pabuaran RT 1/4 kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur te...
-
BANDUNG - Laga persahabatan antara Persib Bandung dan Persipasi Bandung Raya (PBR) batal digelar di Stadion Pakansari, Bogor. Laga y...
-
MENJELANG bergulirnya babak 8 Besar Piala Presiden 2017, Persib Bandung masih dibuat sibuk dengan pencarian gelandang serang asing. Nama...
-
CIANJUR – Bekerja keras dan membanting tulang, identik dengan mereka yang masih berusia muda, dengan ketersediaan tenaga, waktu, dan ...
-
ILUSTRASI PEREMPUAN hamil memiliki tantangan besar mulai dari mual di pagi hari, kaki kram, sakit punggung, dan berat badan yang naik ...
-
CIANJUR- Sebanyak 1.800 siswa TK yang berasal dari 50 TK dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Cianjur, Warongkondang dan Gekbrong, ...
-
SURABAYA-Persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna dengan terdakwa Jessica masih berlangsung di pengadilan. Kasus dugaan pembunuhan deng...

Tidak ada komentar: