Segel Satpol PP tak Digubris

FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR
DIKELUHKAN: Perusahaan ternak ayam petelur dinilai telah mencemari lingkungan dengan membuang limbah ke Sungai Cisokan.



CIBEBER- Warga Desa Salamnunggal, Kecamatan Cibeber mengeluhkan keberadaan salah satu lokasi perusahaan produksi telur ayam Reza Perkasa yang berlokasi di Kampung Lemburkolot. Warga mengaku, kesal dengan penceramaran lingkungan bantaran Sungai Cisokan. Dampaknya mengakibatkan gatal dan bau bila dikonsumsi untuk keperluan mandi dan cuci.

Diungkapkan, Endang (55) warga Kampung Lemburkolot, sebelumnya peternakan produksi telur ayam sudah diprotes warga, bahkan ditutup alias tak produksi lagi sekitar empat bulan. Anehnya, peternakan itu kini kembali melaukan produksi.

"Kami berharap, pemilik perusahaan ternak telur ayam bisa membuang limbah jangan sampai dibuang ke sungai karena merugikan masyarakat," paparnya kepada wartawan ini, kemarin.

Hal senada dituturkan, Bah Irep (63) dan Ocim (35) dua warga setempat lainnya. Menurutnya, sebelumnya tutup alias tak produksi. Bahkan, perusahaan dinilai membandel karena sebelumnya telah ada penyegelan Satpol PP Kabupaten Cianjur, tapi kini berani buka kembali untuk produksi.

"Berharap Pemkab Cianjur melalui beberapa dinas dan lembaga terkait bisa tegas dan jangan pandang bulu atau tebang pilih. Nah, bila itu isu atau persoalan tuntutan aspirasi untuk kepentingan masyarakat," ujarnya, Selasa (23/8) siang kemarin.

Terpisah, saat dihubungi Radar Cianjur, pihak perusahaan Reza Perkasa melalui, Yanto (40) salah satu karyawannya membantah, soal tudingan yang disampaikan warga. Pihaknya sudah memiliki pembuangan khusus untuk pembuangan limbah, bahkan saat ini baunya tak tercium.

"Nanti silahkan saja datang lagi untuk konfirmasi, soalnya saat ini pemilik perusahaan dan penanggungjawabnya tak ada di tempat sedang keluar ada urusan penting," jelasnya.(mat)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top