Radar Cianjur »
Pendidikan
»
Bupati jadi Ketua Pembina STAI Al-Azhary
Bupati jadi Ketua Pembina STAI Al-Azhary
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 16 September 2016 |
Pendidikan
NARASUMBER: Bupati Cianjur, Irvan Rivano jadi
pamateri kuliah umum, bersama Ketua Kopertais, dan Ketua STAI Al-Azhary.
CIANJUR-Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar,
Rabu (14/9), dinobatkan menjadi Ketua Dewan Pembina Sekolah Tinggi Agama Islam
(STAI) Al-Azhary Cianjur. Penobatan Bupati Cianjur itu dilakukan pada kegiatan kuliah umum tahun akademik
2016/2017 di aula Kampus Al-Azhary yang dihadiri Ketua Koordinator Perguruan
Tinggi Agama Swasta (Kopertais) Jabar-Banten, Prof. Mahmud.
Ketua STAI Al-Azhary, H Imang Winata, usai penyerahan SK Dewan
Pembina kepada Bupati Cianjur mengatakan, penobatan Bupati Cianjur, sebagai
tanda dukungan penuh STAI Al-Azhary atas visi-misi dan program Pemkab Cianjur
yang memiliki motto membangun Cianjur lebih maju dan agamis, disamping bantuan
dari Pemkab Cianjur cukup besar untuk STAI Al-Azhary.
Menurut Imang, sebagai dukungannya terhadap
program keagamaan, mahasiswa Al-Azhary disebar di 6 kecamatan pada kegiatan
Kuliah Kerja Mahasiswa Terpadu (KKMT), semua mahasiswa menjadi imam salat
berjamaah subuh serta memimpin asar mengaji di tempat KKMT masing-masing.
“ Di kampus ini juga telah dibentuk Lembaga
Study Ilmu Alquran,” kata H Imang Winata.
Kuliah umum itu menampilkan dua pemateri, selain
Ketua Kopertais Jabar Banten Prof. Mahmud, juga Rektor Universitas Islam Negeri
Sunan Gunung Jati (UIN-SGD) Bandung juga Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar,
keduanya memberikan gambaran tentang pentingnya pendidikan keagamaan sekarang
ini.
Bupati Irvan mengakui, baru pertama kalinya
dia memberikan kuliah umum, padahal didirinya masih mahasiswa S3 di Unpas
Bandung. Karena itu, Bupati membuka materinya dengan melempar pertanyaan kepada
3 orang mahasiswa, diantara pertanyaan yang diajukan mahasiswa itu soal
lapangan kerja.
“Agar penyampaian materi saya sesuai dengan
yang dikehendaki mahasiswa,” katanya.
Bupati mengatakan, hendaknya generasi muda
membangun dirinya sebagai pembuka lapangan kerja, bukannya sebagai pencari
kerja. Semua itu bisa ditempuh dengan inovatif, kreatif untuk membuka kekayaan
Cianjur di segala bidang.
“Orang harus belajar Bahasa Sunda, belajar
kesenian, belajar ngaji, belajar maenpo ke Cianjur serta belajar berekonomi,
terutama pertanian ke Cianjur, kalau kita mampu mengembangkannya. Karena semua
potensi ada di Cianjur. Untuk itulah Cianjur punya jargon Cianjur Jago,” kata
Bupati Cianjur.(ras)
Populer
-
CIANJUR - Pererat silaturahmi sesama penggemar musik Sabyan Gambus khususnya, dan pemuda/i yang mencintai Sholawat yang tergabung dalam ...
-
ILUSTRASI SEBUAH studi baru menemukan bahwa menonton TV berkaitan dengan beberapa penyebab utama kematian di Amerika Serikat. Sembil...
-
GEKBRONG – Dibalik jabatannya sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Muhammad Ahmad Jalal...
-
Foto: Fadilah Munajat/ Radar Cianjur Camat Warungkondang Candra Dwi Kusumah WARUNGKONDANG–Masih hangat pasca aksi demo Forum Masyr...
-
CIANJUR-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, Polres Kabupaten Cianjur, bekerjasama deng...
-
CIANJUR – Meski sudah dilalui, perhelatan akbar Semarak FH Unsur masih lekat dalam ingatan. Hingga kini, sebagai salah satu kegiata...
-
)* Nanang Rustandi GEBRAKAN ekonomi untuk mengatasi berbagai resesi digulirkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) sej...
-
PACET- Warga dan tokoh agama Desa Sukanagalih tolak berbagai bentuk kemaksiatan khususnya di bulan suci Ramadan. Menyusul masih maraknya ...


Tidak ada komentar: