Buru-buru, Nyungsep ke Parit

FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR
NYUNGSEP: Mobil pick up bernopol F 8533 WU masuk ke parit akibat melaju terlalu kencang saat menghindari sepeda motor.


CIBEBER-Satu mobil carry Pick Up warna putih nopol F 8533 WU nyungsep di parit kali sedalam dua meter, Selasa (27/9) sore sekitar pukul 14:30 WIB. Kejadian terjadi di Jalan Raya Cibeber, Kampung Cisarandi RT01/RW02, Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber. Peristiwa kecelakaan lalulintas (laka) tersebut, sebelumnya supir pick Up tergesa-gesa hendak mendahului alias nyalip satu unit mobil truk warna merah nopol E 9722 AB. Namun sial dan naas saat mau mendahului kondisi jalan licin, di depan ada pengendara motor menghindar hingga masuk terjun bebas ke selokan.

Menurut, Nanang (41) warga setempat membenarkan, namun kejadian secara detailnya kurang paham benar. Tapi kata beberapa warga yang melihat kejadian sepintas awalnya mobil Suzuki Pick Up mau menyalip truk disebalahnya. Lalu, bemper truk warna merah terkena (sangkut) mobil pick up hingga akhirnya tak tertahan dan menghindar ada motor di depan.

"Kedua kendaraan tersebut arahnya sama dari Cianjur, mau menuju arah Cibeber. Diduga supir mobil pick up terburu-buru, mau menyelip di pas tikungan tajam lagi. Sebelah kiri ada kali akhirnya tercebur ke kali nyungsep," akunya diamini, Agus (45) dan Nunang (50) dua warga lainnya saat di lokasi kejadian.

Beruntung peristiwa kecelakaan terjun bebas mobil suzuki pick up tak ada korban jiwa, hanya saja kerugian kerusakan body mobil harus di ketok magic sebelah kiri tergores sekaligus penyok. Kini kedua supir mobil Carry Pick Up maupun supir truk diamankan jajaran Kepolisian Polsek Cibeber diminta keterangan lebih lanjut.

Terperosok (nyungsep) mobil Pick Up ke kali, sore itu membuat geger warga setempat dan para pengendara melintas di jalur tersebut. Beberapa menit arus lalulintas sedikit terhambat, karena pengangkatan mobil atau evakuasi ke darat badan jalan perlu diangkat armada (mobil) derek.

Terpisah, diungkapkan Panit I Lantas Polsek Cibeber, Ipda Tatang menjelaskan, ada laporan dari beberapa warga langsung bergerak ke lokasi kejadian (TKP), melihat kondisi mobil Suzuki Carry Pick Up nyungsep susah untuk dievakuasi hingga akhirnya kami menyediakan layanan armada derek untuk mengangkat mobil ke badan jalan.

"Mengimbau kepada para pengendara mobil maupun motor, bila kondisi hujan saat ini harus lebih waspada dan hati-hati. Jelasnya, jangan sampai kebut-kebutan apalagi terburu-buru mau mendahului. Pasalnya, tahu sendiri aspal jalan licin diguyur hujan, sementara supir dan mobil diamankan sementara waktu akan dimintai keterangan," jelasnya di sela evakuasi pengangkatan kepada wartawan ini.(mat)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top