Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
KPLHI Pamer Alat Pelebur Sampah
KPLHI Pamer Alat Pelebur Sampah
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 12 April 2017 |
Cianjur Raya
CIANJUR-Seiring kian menumpuknya jumlah sampah di Kabupaten Cianjur, Komite Peduli Lingkungan Hidup (KPLHI) Kabupaten Cianjur bekerjasama dengan Universitas Nasional Pasim, akhirnya berembuk dengan sejumalah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seraya melakukan presentasi dan demonstrasi inovasi terbarunya, yakni Mesin Incenerator Pelebur Sampah. Alat tersebut dipamerkan di Aula Bappeda Kabupaten Cianjur, Selasa (11/4).
Aktivis KPLHI Cianjur, Dikdik Sodikin menjelaskan, masalah sampah merupakan isu global, tak terkecuali di Cianjur. Ia menilai, Cianjur yang baru memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasirsembung di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku. Wilayah tersbeut hanya mencover wilayah yang mampu dijangkau armada pengangkut sampah, sementara di wilayah lainnya tidak.
"Untuk wilayah yang tidak terjangkau oleh truk sampah menjadi masalah serius. Warga sering membuang ke sungai atau tanah kosong. Oleh karena itu, dengan adanya mesin incenerator pemusnah sampah semoga bisa menjadi solusi bagi kabupaten Cianjur
Dikdik menambahkan, satu unit incenerator bisa mengolah satu ton per jam. Pihaknya bukan terfokus pada jual-beli alat, melainkan pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) pengelola sampah di tiap-tiap desa yang tidak terjangkau armada truk pengangkut sampah. "Sistemnya jual lepas, tapi KPLHI bukan berorinetasi pada jual-beli alat. Nanti kalau masalah alat, ada pihak ketiga yang atur," tambahnya.
Sementara itu, Kasubid Perumahan, Perhubungan dan Lingkungan Hidup Bappeda Cianjur, Aris Munandar menilai positif inovasi tersebut. Menurutnya, alat pelebur sampah semacam ini bisa jadi solusi alternatif pengelolaan sampah di Cianjur yang semakin hari semakin menumpuk.
"Ini sangat bagus, patut kita apresiasi. Akan kita kaji lebih lanjut, mudah-mudahan kedepan, bisa jadi solusi dalam mengatasi masalah persampahan di Cianjur," pungkasnya.(lan)
Populer
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
CIANJUR - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Cianjur lestarikan sistem pendidikan ala pesantren denga...
-
Berkaca dari Kabupaten Lombok Barat yang memiliki infrastruktur yang memadai dan merata hampir di seluruh kawasan. Saat ini dae...
-
PENCEMARAN : Tiga peternakan ayam yang menyebabkan warga Cibeleng Hilir, RW 01, Desa Cikancana, Kecamatan Gekbrong diserang lalat. ...
-
BATU: Kondisi jalan di Kampung Babakan Cangklek, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang yang sudah habis lapisan aspalnya sehingga menyisak...
-
Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz melakukan sosialisasi empat pilar di Cibanban Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Minggu, 26...
-
CIBEBER-Keluarga besar, Ayi Yona (45) warga Kampung Babakan RT 4/2, Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber merasa kesal dan mempertanyakan manip...
-
SOSIALISASI : Para peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat kegiatan sosialisasi empat pilar. CIANJUR- Anggota Komisi V...

Tidak ada komentar: