ABG Dibunuh Teman Medsos

Satreskrim Polres Cianjur saat rekontruksi pembunuhan ABG yang dibuang ke selokan
CIANJUR-Polres Cianjur menggelar rekontruksi olah tempat kejadian (TKP) penemuan mayat perempuan masih remaja. Korban Pipih Pitriani (17) warga Kampung Ngantai Desa Lembahsari Cikalongkulon, ternyata dibunuh oleh teman dekatnya yang kenal lewat media sosial (medsos).
Ada sekitar 22 adegan yang diperagakan oleh pelaku, Iwan Rustandi (23) warga Kampung Sarongge Desa Ciputri Kecamatan Pacet Cipanas.
Pelaksanaan rekontruksi sendiri dilakukan di dua tempat, pertama di Kampung Kawiyah RT 03/04 Desa Mande Kecamatan Mande dan di Kampung Ngantai Desa Lembahsari Cikalongkulon.
Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Gito mengatakan, penemuan mayat perempuan merupakan pembunuhan dilakukan pelaku yang juga kekasih baru kenal lewat medsos. Sebelum menghabisi korbannya pelaku disetubuhi terlebih dahulu di bawah Kebun Bambu. Ada beberapa luka di tubuh korban akibat pembunuhan tersebut.
"Korban mengalami luka di leher dan di kepala. Pasalnya korban dicekik dan dipukul oleh pelaku. Sesuai dengan perbuatan kejahatan pelaku dijerat Pasal 340 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup," jelas Gito.
Gito menambahkan, sebelum pembunuhan terjadi sempat ada percekcokan antara keduanya, korban sendiri sempat minta pertanggungjawaban pada pelaku, karena sudah dalam keadaan hamil empat bulan. Dari situlah terjadi kekerasan sampai korban dibunuh.
"Luka di leher akibat jeratan dan luka di kepala dipukul, dibenturkan ke tembok. Pelaku setelah menyetubuhi lalu minta lagi dengan perbuatan kejahatan sama tapi ditolak korban," terang Gito.(mat)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top