Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Longsor Naringgul, Satu Tewas
Longsor Naringgul, Satu Tewas
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 08 Desember 2015 |
Cianjur Raya
CIANJUR-Guyuran hujan, Sabtu (5/12) akibatkan longsor di wilayah Kecamatan Naringgul. Akibatnya satu warga dikabarkan tewas dan dua lainya alami luka ringan. Korban tewas bernama Irut (31), sedangkan dua warga yang luka ringan, Hendra (43) dan Darus (35) asal warga Kampung Datar Kipahit RT 02/07 Desa Mekarsari Kecamatan Naringgul Cianjur Selatan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Asep Suparman membenarkan terkait laporan bencana longsor tersebut. Pihaknya sudah langsung bergerak ke lokasi, meski jarak tempuh cukup jauh. Sayang setelah sampai di lokasi, pihak keluarga dan warga setempat sedang melaksanakan pemakaman satu korban yang meninggal dunia. "Kami turut berduka dan belasungkawa, kami juga telah mengirim bantuan berupa logistik," aku Asep.
Bencana longsor terjadi, berawal saat ketiganya sedang memperbaiki kincir untuk penerangan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) ringan. Melihat kondisi di wilayah tersebut, tebing di atas Solokan Cisalada, karena belum ada jaringan listrik sudah hampir puluhan tahun hingga saat ini.
"Sempat tertolong juga sama dua rekannya, namun yang satu meninggal di tempat. Pasalnya terhantam jebolan tanah dan air. Dua terselamatkan hanya luka ringan. Ya awalnya mau membenarkan kincir air, ditolong sama rekannya dua orang," ungkapnya lagi.
Pencarian korban sendiri dilakukan mulai pukul 17:30 WIB sore haru, diketemukan pukul 18:00 WIB. Korban baru dikebumikan pukul 12:00 WIB pada hari kedua.
Pihak Kepolisian Sektor Naringgul berdasarkan hasil kesepakatan pihak keluarga, korban tewas langsung dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) lingkungan keluarga setempat. "Saat pencarian cuaca tak mendukung. Maka itu dihentikan dulu, lalu pencarian dilanjutkan lagi. Melihat jarak tempuh jauh dari pemukiman warga jika mengendarai motor sampai 4 jam, kalau hujan 7 jam baru sampai di lokasi," papar Herman Petugas Pusdal OPS BPBD Cianjur.(mat)
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Asep Suparman membenarkan terkait laporan bencana longsor tersebut. Pihaknya sudah langsung bergerak ke lokasi, meski jarak tempuh cukup jauh. Sayang setelah sampai di lokasi, pihak keluarga dan warga setempat sedang melaksanakan pemakaman satu korban yang meninggal dunia. "Kami turut berduka dan belasungkawa, kami juga telah mengirim bantuan berupa logistik," aku Asep.
Bencana longsor terjadi, berawal saat ketiganya sedang memperbaiki kincir untuk penerangan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) ringan. Melihat kondisi di wilayah tersebut, tebing di atas Solokan Cisalada, karena belum ada jaringan listrik sudah hampir puluhan tahun hingga saat ini.
"Sempat tertolong juga sama dua rekannya, namun yang satu meninggal di tempat. Pasalnya terhantam jebolan tanah dan air. Dua terselamatkan hanya luka ringan. Ya awalnya mau membenarkan kincir air, ditolong sama rekannya dua orang," ungkapnya lagi.
Pencarian korban sendiri dilakukan mulai pukul 17:30 WIB sore haru, diketemukan pukul 18:00 WIB. Korban baru dikebumikan pukul 12:00 WIB pada hari kedua.
Pihak Kepolisian Sektor Naringgul berdasarkan hasil kesepakatan pihak keluarga, korban tewas langsung dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) lingkungan keluarga setempat. "Saat pencarian cuaca tak mendukung. Maka itu dihentikan dulu, lalu pencarian dilanjutkan lagi. Melihat jarak tempuh jauh dari pemukiman warga jika mengendarai motor sampai 4 jam, kalau hujan 7 jam baru sampai di lokasi," papar Herman Petugas Pusdal OPS BPBD Cianjur.(mat)
Populer
-
FOTO: HAKIM/ RADAR CIANJUR ATUR SERANGAN: Siswa MA Nurul Islam kelas 12 menjalani latihan hockey saat jam olahraga di sore hari. ...
-
SOSOK EDI HERMAN KEPALA Desa Cihaur, Edi Herman mengungkapkan, arti dari makna sesungguhnya HUT RI bukan hanya sekedar mengisi hib...
-
CIANJUR-Sejumlah pihak menyoroti bisnis prostitusi lendir impor yang menyelimuti Cianjur, khususnya kawasan Cianjur Utara beberapa hari ...
-
BELUM BERSIH: Gedung Mahkamah Agung (MA) di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Foto: dokumen JPNN.Com JAKARTA-Komisi Pemberantas...
-
FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR PERANGI DBD: Cecep Hendra dan Udin Wahyudin mengimbau masyarakat untuk melakukan PSN berkala. ...
-
JAKARTA-Ratusan ribu honorer kategori dua (K2) melayangkan protes kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras...
-
JAKARTA-Meski berada di barisan pendukung pemerintah, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPR belum satu suara soal kebijakan Preside...

Tidak ada komentar: