Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Omzet Pedagang Turun 50%
Omzet Pedagang Turun 50%
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 26 Januari 2016 |
Cianjur Raya
CILAKU – Para Pedagang di Pasar
Induk Pasirhayam, Kecamatan Cilaku, mengeluhkan turunnya pendapatan mereka,
pasca direlokasidari lokasi pasar induk lama ke pasar induk baru.
Jauhar (45), salahseorang pedagang
telur di Pasar Induk Pasirhayam mengaku, pasca pindah ke lokasi pasar yang baru,
pendapatannya turun drastis hingga 50 persen.
''Biasanya sehari habis 200 kilo,
semenjak pindah paling habis 100 kilo. Omzet saya menurun sampai 50 persen,Pak,"
ujar Jauhar kepada Radar Cianjur, hari Minggu (24/1) kemarin.
Menurutnya, penurunan omzet tersebut
karena para pembeli malas jika harus belanja ke Pasar Pasirhayam, yang selain jaraknya
dari pusat Kota Cianjur lumayan jauh,juga harus 2 kali naik angukatan kota (angkot)
untuk sampai kesana, sehingga pembeli cenderung memilih belanja ke Pasar
Ramayana yang lebih mudah dicapai.
“Pembeli malas kalau harus naik
angkutan kota,” kata Jauhar.
Irwan (33), pedagang lainya,
mengatakan bahwa Pasar Induk Pasirhayam juga rawan maling, sehingga pembeli
ketakutan jika harus belanja ke tempat tersebut.
“Hingga saat ini saya dengar sudah
ada 22 orang yang hilang motor saat parkir di pasar,”kata Irwan.
Hal serupa juga dikatakan Agus (40),
masih pedagang di tempat yang sama, yang menyampaikan bahwa sistem parkir di
Pasar Pasirhayam tidak beraturan.
“Jika pembeli berhenti di Blok A, diminta
bayaran parkir 2000 rupiah. Kemudian kalau parkirnya pindah ke Blok B, diminta
lagi bayaran parkir 2000 rupiah.Hal ini jelas membuat para pembeli malas
belanja ke Pasirhayam,” tambah Agus.
Karena hari libur, sampai berita ini
diturunkan, belum ada keterangan resmi yang bisa didapat dari pihak pengelola
pasar dan instansi terkait mengenai hal ini. (dil)
Populer
-
CIANJUR-Tiga siswa SMAN 1 Cianjur berhasil mendapatkan nilai ujian nasional tertinggi. Ketiga siswa itu diantaranya, Muhammad Audie (1...
-
CIANJUR-Koperasi Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur membukukan perputaran dana anggota sebesar Rp1,5 Miliar. Padahal Koperasi bagi k...
-
CIANJUR - Sepeda Motor sudah jadi alat transfortasi yang dibutuhkan. Tak heran hampir semua orang mempunyai sepeda motor. Meski demi...
-
HAURWANGI- Yayasan Agenda Hijau Indonesia (YAHI) Kabupaten Cianjur, mewakili kelompok tani desa di Kecamatan Haurwangi turut soroti Program...
-
CIANJUR-Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengatur kebijakan baru terkait biaya pernikahan sejak beberapa ...
-
CIANJUR-Untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Polres Cianjur menetapkan Kabupaten Cianjur berstatus siaga 1, akibat suhu politik...
-
WARUNGKONDANG–Depot jamu yang secara diam-diam suka menjula miras dan minuman oplosan di Kampung Cibinong, Desa Ciwalen, Kecamatan Warun...
-
CIPANAS- Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) akan segera menuntaskan berbagai kasus pengrusakan areal taman nas...

Tidak ada komentar: