TPT Sungai Cibalagung Longsor


MANDE
– Tembok Penahan Tanah (TPT) bantaran sungai Cibalagung di Jalan Jarangi, sepanjang sekitar 15 meter dan tinggi 23 meter, longsor akibat guyuran hujan dan volume tinggi dari luapan air Sungai Cibalagung. Akibat kejadian ini, akses Jalan Jangari-Cianjur, yang menjadi pintu masuk menuju jalur parawisata Objek Wisata Jangari, tepatnya di Kampung Kampung Puri RT03/05, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, terhambat.
Ketua Karangtaruna Desa Bobojong,
Sahril (40), mengatakan bahwa kejadian longsor ini sudah bermula sejak 10 hari lalu, dan masih belum ada pembenahan. Meski demikian, ia mengatakan, sempat ada yang meninjau ke lokasi, entah dari dinas atau instansi mana.
"Berharap secepatnya ada pembangunan, pasalnya khawatir rawan kecelakaan
karena akses jalan jadi menyempit. Apalagi jalur ini aktif dan ramai dilintasi kendaraan dan pejalan kaki," katanya, saat ditemui di lokasi hari Minggu (17/1) lalu.
Kondisi TPT di wilayah ini, yang diperkuat dengan batu dan kawat bronjong, memang sudah terlalu tua usianya dan memerlukan pembenahan. Di lokasi kejadian terlihat badan jalan menjadi sempit, ditambah tidak adanya sarana Penerangan Jalan Umum (PJU), semakin menimbulkan kekhawatiran saat melakukan aktivitas yang melewati jalan ini di malam hari.
Jaya (60), warga setempat, berharap agar secepatnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, dari dinas manapun segera turun ke lokasi dan melakukan langkah perbaikan.

"Takutnya, kalau sudah terjadi hal yang tidak diharapkan, baru bertindak. Seharusnya sedia payung sebelum hujan, melakukan langkah terbaik meminimalisir angka kekhawatiran, takutnya ada bencana alam terjadi susulan. Apalagi saat ini musim hujan," ungkapnya. (mat)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top