Radar Cianjur »
Nasional
»
19 Negara Meneropong Gerhana Matahari Total dari Sulteng
19 Negara Meneropong Gerhana Matahari Total dari Sulteng
Posted by Radar Cianjur on Senin, 15 Februari 2016 |
Nasional
PALU-Kota Palu dan Tomini di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bakal heboh
pada 9 Maret 2016 mendatang. Pasalnya, ada 19 warga negara bakal merapat di
wilayah tersebut dalam rangka menyaksikan Gerhana Matahari Total (GMT) dan terbanyak
adalah wisatawan asal Jepang.
“Gerhana Matahari Total (GMT) bagi Negeri Matahari Terbit, Jepang, itu sangat bermakna. Karena itu sejak dipromosikan tahun lalu, banyak orang Jepang yang sudah reservasi hotel di Palu,” ujar Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Minggu (14/2).
Gubernur Sulteng, Longki Djanggola pun cerdas mengoptimalkan momentum langka yang hanya terjadi 350 tahun sekali itu. Mereka pun mempersiapkan banyak aktivitas pre, on dan pasca event GMT.
“Salah satunya akan menggelar Total Solar Eclipse International Gateball Tournament pada 8-9 Maret 2016 di Palu,” kata Gubernur Longky. Penyelenggaraan turnamen internasional ini sekaigus mempromosikan Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan melewati Sulawesi Tengah.
“Ini sangat efektif sebagai sarana untuk mempromosikan Sulawesi Tengah agar lebih dikenal ke mancanegara,” papar Gubernur Longki didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Sulawesi Tengah Siti Norma Mardjanu, Sabtu (13/2).
Gateball, kata dia, adalah olahraga yang menggabungkan antara unsur hiburan dengan kompetisi dan bisa dimainkan orang tua dan muda. Karenanya, Siti Norman menilai sangat pas bila even ini dikemas dalam bingkai Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Ini sekaligus sebagai upaya menarik kunjungan wisatawan ke Sulteng khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Sekadar gambaran, tahun ini Indonesia menargetkan 12 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 260 juta perjalanan wisatawan nusantara (wisnus). Total Solar Eclipse International Gateball Tournament akan diikuti 39 tim.
Sebanyak 19 tim diantaranya berasal dari mancanegara. Tiongkok, Hong Kong, Jepang, Korea, Makau, Filipina, Taipei, Australia, Argentina, Brasil dan Kanada, dipastikan ikut ambil bagian dalam event tersebut. Begitu juga dengan Paraguay, USA, Singapura, India, Laos, Thailand, Swiss dan Peru. “Dari dalam negeri ada Pergatsu Provisi se-Indonesia sebanyak 15 tim dan Sulawesi Tengah yang akan menurunkan 5 tim,” Siti Norma.
Siti Norma bertekad ingin mempromosikan pariwisata Sulteng sehingga ada nilai tambah ekonomi maupun publikasi. “Panitia sudah booking 100 kamar di Sutan Raja Hotel & Convention, Palu. Semua tamu akan kami layani dengan sebaik-baiknya,” katanya.(dkk/jpnn)
“Gerhana Matahari Total (GMT) bagi Negeri Matahari Terbit, Jepang, itu sangat bermakna. Karena itu sejak dipromosikan tahun lalu, banyak orang Jepang yang sudah reservasi hotel di Palu,” ujar Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Minggu (14/2).
Gubernur Sulteng, Longki Djanggola pun cerdas mengoptimalkan momentum langka yang hanya terjadi 350 tahun sekali itu. Mereka pun mempersiapkan banyak aktivitas pre, on dan pasca event GMT.
“Salah satunya akan menggelar Total Solar Eclipse International Gateball Tournament pada 8-9 Maret 2016 di Palu,” kata Gubernur Longky. Penyelenggaraan turnamen internasional ini sekaigus mempromosikan Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan melewati Sulawesi Tengah.
“Ini sangat efektif sebagai sarana untuk mempromosikan Sulawesi Tengah agar lebih dikenal ke mancanegara,” papar Gubernur Longki didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Sulawesi Tengah Siti Norma Mardjanu, Sabtu (13/2).
Gateball, kata dia, adalah olahraga yang menggabungkan antara unsur hiburan dengan kompetisi dan bisa dimainkan orang tua dan muda. Karenanya, Siti Norman menilai sangat pas bila even ini dikemas dalam bingkai Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Ini sekaligus sebagai upaya menarik kunjungan wisatawan ke Sulteng khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Sekadar gambaran, tahun ini Indonesia menargetkan 12 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 260 juta perjalanan wisatawan nusantara (wisnus). Total Solar Eclipse International Gateball Tournament akan diikuti 39 tim.
Sebanyak 19 tim diantaranya berasal dari mancanegara. Tiongkok, Hong Kong, Jepang, Korea, Makau, Filipina, Taipei, Australia, Argentina, Brasil dan Kanada, dipastikan ikut ambil bagian dalam event tersebut. Begitu juga dengan Paraguay, USA, Singapura, India, Laos, Thailand, Swiss dan Peru. “Dari dalam negeri ada Pergatsu Provisi se-Indonesia sebanyak 15 tim dan Sulawesi Tengah yang akan menurunkan 5 tim,” Siti Norma.
Siti Norma bertekad ingin mempromosikan pariwisata Sulteng sehingga ada nilai tambah ekonomi maupun publikasi. “Panitia sudah booking 100 kamar di Sutan Raja Hotel & Convention, Palu. Semua tamu akan kami layani dengan sebaik-baiknya,” katanya.(dkk/jpnn)
Populer
-
CIANJUR- Tim sepakbola katagori usia 10 tahun (U-10) peserta didik asuhan SSB Atep 7 Kabupaten Cianjur, menjuarai piala Rektor IPDN dan A...
-
JAKARTA-Ancaman terorisme yang kian nyata membuat pemerintah merasa perlu untuk memperkuat pasukan antiteror. Dana fantastis pun siap d...
-
Salurkan Bantuan ke Sindangbarang Peduli : Pengurus DPD NasDem Cianjur memberikan bantuan untuk korban bencana alam di Desa Girimu...
-
CIANJUR–Vonis Pengadilan Negeri Cianjur terhadap Wawan Suherlan (32) warga Kampung Gunung Putri RT/RW 05/08 Desa Sukatani, Kecamata...
-
CIANJUR -Sedikitnya empat orang terduga penyalahguna narkoba jenis shabu-shabu dan obat-obatan daftar jenis G diamankan Badan Narkotika ...
-
CIANJUR-SDN Langensari Cianjur, membiasakan siswanya dari kelas 1-6 membaca Asmaul Husna dalam, sebelum belajar dimulai. Kepala ...
-
Asmil Rudi Tiba-tiba saja masalah perilaku seks yang dianggap menyimpang dan bertentangan dengan ajaran agama, menjadi topik yang aktu...
-
CIANJUR-Seluruh anggota DPRD Cianjur hingga kini masih disibukan dengan serangkaian agenda penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...


Tidak ada komentar: