Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Ada 950 Koperasi Nonaktif di Cianjur
Ada 950 Koperasi Nonaktif di Cianjur
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 19 Februari 2016 |
Metro Cianjur
CIANJUR- Dinas Koperasi (Diskop) dan UMKM Kabupaten
Cianjur terus berupaya mengoptimalkan para pelaku Koperasi maupun UMKM. Salah
satunya dengan memberikan pembinaan-pembinaan terhadap para pelaku koperasi dan
UMKM yang ada di Kabupaten Cianjur. Namun, hanya sedikit koperasi yang aktif
dan mampu mempertahankan eksistensinya di Kabupaten Cianjur.
Kepala
Diskop dan UMKM Kabupaten Cianjur, Ridwan Ilyasin mengatakan,
pembinaan-pembinaan yang akan terus dilakukan merupakan salah satu bentuk untuk
meningkatkan para pelaku koperasi dan para pelaku usaha mikro kecil menengah
(UMKM) dengan diberikannya pembinaan baik di bidang produksi, kemitraan, sarana
prasarana, maupun pemasaran.
“Mampu
menjadi peningkatan para pelaku koperasi dan UMKM yang ada di Kabupaten Cianjur,”
imbuhnya. Ia menuturkan, dari keseluruhan data yang tersedia di tahun 2016 ini
sebanyak 1.420 koperasi yang ada di Kabupaten Cianjur. Sayangnya, hanya sekitar
470 koperasi saja yang terdata aktif di Kabupaten Cianjur. “Dari data tesebut
kami masih mendata secara detail lagi, apakah masih ada koperasi yang aktif
atau tidak. Kami akan terus berupaya untuk memberikan beragam kegiatan
pembinaan baik terhadap pelaku koperasi maupun UMKM,” tuturnya kepada Radar
Cianjur.
Artinya,
ada 950 koperasi yang tidak aktif di Cianjur. Diakui Ridwan, dari data tersebut
koperasi yang tidak aktif akan dibekukan untuk sementara, sehingga koperasi
yang jelas ada atau masih aktif akan ketahuan dan pembinaan pun akan lebih
jelas tertuju. “Semoga saja dengan didata secara detail lagi, diharapkan masih
banyaknya koperasi yang masih aktif. Karena dengan banyaknya koperasi yang
masih aktif justru akan terciptanya lapangan kerja bagi masyarakat, sehingga
akan mengurangi angka kemiskinan khususnya di Kabupaten Cianjur ini,” lanjutnya.
Selain
itu, dengan meningkatnya Koperasi maupun UMKM yang ada di Kabupaten Cianjur,
otomatis akan terbukanya lapangan pekerjaan, sehingga hilangnya angka
penganguran yang ada di Kabupaten Cianjur, dan perekonomian di Cianjur pun
semakin meningkat lagi. “Koperasi dan UMKM ini merupakan kewajiban kita bersama
dalam mengembangkannya, baik untuk lini pemerintahan maupun masyarakat,”
ujarnya. (ndk)
Populer
-
JAKARTA-Ancaman terorisme yang kian nyata membuat pemerintah merasa perlu untuk memperkuat pasukan antiteror. Dana fantastis pun siap d...
-
Salurkan Bantuan ke Sindangbarang Peduli : Pengurus DPD NasDem Cianjur memberikan bantuan untuk korban bencana alam di Desa Girimu...
-
CIANJUR–Vonis Pengadilan Negeri Cianjur terhadap Wawan Suherlan (32) warga Kampung Gunung Putri RT/RW 05/08 Desa Sukatani, Kecamata...
-
CIANJUR-SDN Langensari Cianjur, membiasakan siswanya dari kelas 1-6 membaca Asmaul Husna dalam, sebelum belajar dimulai. Kepala ...
-
Asmil Rudi Tiba-tiba saja masalah perilaku seks yang dianggap menyimpang dan bertentangan dengan ajaran agama, menjadi topik yang aktu...
-
CIANJUR-Seluruh anggota DPRD Cianjur hingga kini masih disibukan dengan serangkaian agenda penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...
-
DI tengah-tengah hingar bingar aktivitas masyarakat Cianjur yang meramaikan suasana Car Free Day (CFD), akhir pekan lalu, nampak s...
-
KARANGTENGAH – Warga Desa Babakancaringin, Kecamatan Karangtengah, khususnya Karangtaruna Kedusunan 3, memintapihak perusahaanPT Harves...


Tidak ada komentar: