Taufik Mundur dari Sekjen PKS


JAKARTA-Partai Keadilan Sejahtera ditinggal pergi salah seorang pejabat terasnya. Tak tanggung-tanggung, kursi yang kini kosong adalah di posisi Sekretaris Jenderal (sekjen).
Ya. Taufik Ridho melepas posisi strategisnya sebagai sekjen. Pengunduran diri sudah disampaikan secara resmi ke Majelis Syura pekan lalu. "Betul ada pengajuan surat pengunduran diri Pak Taufik dari posisi Sekjen," ungkap Presiden PKS, Sohibul Iman, seperti dikutip dari Indopos, Rabu (17/2).
Sohibul enggan menjawab pengunduruan ini terkait isu pemecatan Fahri Hamzah. Anggota Komisi X DPR RI itu menjelaskan, pengundaran diri Ridho karena ingin kembali menekuni bisnisnya. Dalam sejumlah kesempatan, Taufik menyatakan sedang sibuk mengurus bisnisnya. Tak jarang juga Taufik harus izin beberapa hari untuk bisnisnya. "Ya kami memaklumi kesibukannya," singkatnya.
Namun Sohibul menambahkan, meski telah mengajukan permohonan pengunduran diri, tidak serta-merta Taufik langsung berhenti dari posisinya. Ada mekanisme di internal yang harus ditempuh sebelum Dewan Pimpinan Pusat PKS memberikan keputusan resmi.
Dia mengatakan, sebelum mengajukan permohonan pengunduran diri, Taufik telah meminta petunjuk kepada Tuhan. Hal itu juga disampaikan Taufik di dalam surat pengunduran dirinya. "Di surat tersebut Pak Taufik juga mengatakan tetap akan berkontribusi dalam partai ini dan terus menjadi bagian dalam berkhidmat untuk rakyat," imbuhnya.
Terpisah, Taufik membenarkan bila dirinya telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Sekjen PKS. Namun Taufik tidak menjelaskan secara detail alasan mengapa dirinya mundur.
"Selama saya menjabat mohon maaf atas segala interaksi saya yang mungkin menyinggung atau tidak mengenakkan perasaan sekali lagi mohon maaf selaku manusia dan semoga pengganti saya yang ditunjuk dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya. Demikian klarifikasi saya," tuturnya. (aen/adk/jpnn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top