Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Giliran Kejari Diontrog Mahasiswa
Giliran Kejari Diontrog Mahasiswa
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 18 Maret 2016 |
Metro Cianjur
CIANJUR–Kantor Kejaksaan Negeri
(Kejari) Cianjur, Jalan Dr Muwardi, Bypass, Kelurahan Bojongherang, Kecamatan
Cianjur pada Kamis (17/3) kemarin, nampak dipenuhi oleh sejumlah mahasiswa
berjas almamater kuning. Para mahasiswa tersebut diketahui merupakan mahasiswa Fakultas
Hukum Universitas Suryakancana (FH Unsur). Mereka bukan hendak melakukan aksi
demonstrasi, ataupun aksi unjuk rasa. Mereka tengah mengikuti proses
pembelajaran salah satu mata kuliah yang tengah mereka tempuh sambil
mengkorelasikan teori dan praktek.
Secara langsung,
para mahasiswa tersebut disambut oleh Kepala Kejari Cianjur, Wahyudi beserta
jajaran seraya memperkenalkannya secara langsung kepada para mahasiswa. Dalam
sambutannya, Wahyudi memaparkan sejumlah tupoksi petugas Kejari berdasarkan
jabatan yang dimiliki.
Mulai dari Kepala
Sub Bagian Pembinaan, Kepala Seksi Intelejen, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum,
Kepala Seksi Tindak PIdana Khusus, hingga Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha
Negara (TUN) diperkenalkan oleh Wahyudi dalam pemaparannya. Ia pun mengaku
rutin berkoordinasi melakukan kerjasama dengan pihak Kepolisian, TNI, BIN,
beserta pihak lainnya.
"Berkat kerja
keras dan kekompakan, salah satu pencapaian, berhasil mengadili kasus peredaran
minuman keras seharga milyaran rupiah," beber Wahyudi.
Saat diwawancarai,
Wahyudi mengatakan pihaknya merasa cukup terbantu atas inisiasi mahasiswa yang
dipandang mampu memberikan pencerahan dan kesadaran hukum kepada masyarakat
luas. Sistem yang diterapkan di FH Unsur menurutnya sangat berguna dalam menyelaraskan
teori yang diperoleh saat kuliah dengan praktek yang diaplikasikan di lapangan.
"Jadi mereka
akan menjadi mahasiswa yang siap pakai nantinya setelah lulus kuliah. Saya
harap program semacam ini dapat dilakukan berkelanjutan. Selain mahasiswa juga bisa
membuka wawasannya, kami juga merasa terbantu mensyiarkan tentang hukum secara
lebih luas," ujar Wahyudi.
Sementara itu,
salah seorang mahasiswa FH Unsur, Agus Rusandi menuturkan, giat semacam ini
semakin membuka wawasan kelimuannya serta memantapkan langkahnya untuk menjadi
seorang mahasiswa hukum. Bukan tanpa alasan, nantinya ia juga akan bergelut
dengan dunia hukum sebagai makanan sehari-hari.
"Kapasitas
kami sebagai mahasiswa hukum semakin terasah berkat pola pembelajaran secara
langsung di lapangan seperti ini. Semoga saja apa yang kami pelajari saat ini
suatu saat dapat berguna bagi masyarakat luas," harapnya. (lan)
Populer
-
Abdulatif BEBERAPA wilayah di Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak, tepatnya hari Rabu pada tanggal 27 Ju...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
SAMBUTAN: Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar berikan sambutan dalam workshop mamaos DKC di Taman Pancaniti Cianjur. FOTO : DENI ABDUL ...
-
SETELAH meraih peringkat ketiga di Piala Presiden 2017, Persib Bandung mulai merancang agenda lanjutan untuk mengisi kekosongan jelang tam...
-
PELAYANAN persampahan kebersihan dipungut retribusi atas pelayanan pengelolaan di daerah. Retribusi dikenakan kepada kepala keluarga ata...
-
Warga Cibiuk Tolak Pabrik CIRANJANG – Warga Kampung Andir RT01/09, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang , mengeluhkan proses pelaksana...
-
CIANJUR-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur membatasi dana kampanye masing-masing pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil b...
-
GEKBRONG – Dibalik jabatannya sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Muhammad Ahmad Jalal...

Tidak ada komentar: