Radar Cianjur »
Cipanas
»
Keluarga Korban Tabrak Lari Tuntut Kejelasan
Keluarga Korban Tabrak Lari Tuntut Kejelasan
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 30 Maret 2016 |
Cipanas
CIPANAS- Keluarga
korban tabrak lari Yahya Arly (33) warga Kampung Balakang, Desa Sindanglaya,
Kecamatan Cipanas, tuntut kejelasan ihwal kematian saudaranya yang tewas di
Jalan Karadenan tepatnya di Simpang Kedung Halang Pomad, Kecamatan Cibinong,
Kabupaten Bogor.
Korban yang
berprofesi sebagai pengemudi go-jek di daerah Kabupaten Bogor, tewas
akibat sebuah mobil sedan, sejak satu
bulan lalu.
Kakak korban Andy
Herdiansyah (39) menjelaskan, lebih dari satu bulan kasus tabrak lari yang
menimpa adik saya belum ada kejelasan dari pihak kepolisian. Oleh karenanya
kami meminta pihak kepolisian Kabupaten Bogor agar menemukan pelaku agar
bertanggung jawab.
“Korban
meninggalkan dua orang anak yakni Najwa (4) dan Raya 10 bulan. Korban merupakan
tulang punggung keluarga," jelasnya.
Menurutnya, pihak
keluarga sangat berharap pelaku dapat ditemukan dan diamankan untuk
mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jika pelaku bisa bertanggung jawab dan
mengakui kesalahannya, Insya Allah pihak keluarga bisa memaafkannya, tetapi jika
tidak ada itikad baik pihak keluarga tidak akan melupakan dan memaafkannya.
"Semenjak
meninggalnya almarhum, kami hampir sering kehabisan kata-kata ketika anaknya
menanyakan kemana dan dimana ayahnya," ujarnya.
Andy menceritakan,
kronologis kecelakaan terjadi pada, Jumat (19/2), sekitar pukul 00.30 WIB di
Jalan Karadenan sebelum lampu Merah POMAD (Kedung Halang) Cibinong-Bogor. Motor
Honda Spacy yang dikendarai korban bernopol F 3831 YZ, saat melintas di Jalan
Karadenan tiba-tiba dari arah berlawanan ada mobil sedan, kemudian menabrak
korban dan kabur begitu saja.
Akan tetapi,
lanjutnya, di lokasi kejadian ada plat nopol yang tergeletak tak jauh dari
motor korban. Diduga kuat plat mobil bernopol F1040KQ merupakan milik kendaraan
pelaku. “Hingga kini kami masih memantau proses penyelidikan dari pihak
kepolisian (Polres Bogor), namun belum ada kejelasan dari pihak
kepolisian," bebernya.
Almarhum Yahya Arly
korban tabrak lari merupakan seorang tenaga lepas atau freelance tekhnikal engineering di salah satu perusahaan, namun
mencari usaha sampingan sebagai driver go-jek. Setelah kejadian, korban sempat
menjalani operasi pendarahan di kepala dan operasi di kaki bagian paha, karena
tulangnya patah dan mengenai urat pembuluh besar yang mengakibatkan pendarahan.
“Selama sembilan hari korban dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Bogor,
dan akhirnya meninggal dunia," ungkap Andy.(fhn)
Populer
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
CIPANAS- Kondisi badan jalan berlubang di sejumlah titik Ruas Jalan Raya Cipanas-Puncak menyita perhatian sejumlah pihak, diantaranya ...
-
TAWASUTH : Pengurus Cabang PMII Cianjur memberikan pernyataan sikap untuk berada ditengah, dan tidak mengurangi nalar kritis terhadap k...
-
HAURWANGI – Forum Badan Permusyawaratan Desa (FBPD) Kecamatan Haurwangi menyampaikan keberatan atas kegiatan rekrutmen petugas S ens...
-
CIANJUR – Butuh rumah strategis, Perumahan Grand Amanda solusinya. Grand Amanda di Jalan Aria Wiratanudatar, Sindanglaka-Cianjur, p...
-
RAIB: Kondisi ruang leb komputer SMAN 1 Mande yang dijarah kawanan pencuri CIANJUR- SMA Negeri 1 Mande, nyaris tidak mengikuti pelaksa...
-
CIPANAS-Satpol PP Kecamatan Cipanas berupaya menyisir keberadaan monyet di Kampung Tegal Lega Desa Palasari Kecamatan Cipanas. Namun saat...
-
Upaya mendongkrak penjualan, Protanmas Samolo Indah sebagai perumahan strategis yang mengusung konsep perumahan modern, serta merupakan...


Itu paman saya Yahya arly.....saya akan balas dendam kepada pelaku kalau sudah ketemu,,itulah ambisi sayaðŸ˜
BalasHapus