Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Sungai Cikondang Sapu Jembatan Bambu
Sungai Cikondang Sapu Jembatan Bambu
Posted by Radar Cianjur on Senin, 28 Maret 2016 |
Berita Utama
CIANJUR-Jembatan Leuwinanggung di Kampung Leuwinanggung RT 04/01, Desa Sukamanah, Kecamatan Cibeber, Minggu (27/3) sekitar pukul 21.10 WIB malam, disapu bersih banjir bandang air'Sungai Cikondang'. Kini jembatan yang merupakan akses penghubung utama warga dua desa tak bisa terpakai untuk dilintasi.
Kendar Iskandar (38) tokoh masyarakat setempat membenarkan, jika jembatan tersebut merupakan fasilitas satu-satunya penyebrangan alternatif antara warga dari Desa Cihaur ke Desa Sukamanah, Kecamatan Cibeber. Kini kondisinya hancur dan diperlukan perbaikan secepatnya."Jembatan ini merupakan akses penting warga di dua desa. Keberadaannya sudah hampir 20 tahun, apabila tak ada pembangunan permanen pasti akan tersapu arus sungai lagi," terang Kendar.
Menurutnya, bencana banjir bandang bukan hanya menghajar satu jembatan saja, tapi merusak hektaran lahan sawah dan lahan palawija, bahkan luapan air juga masuk ke rumah penduduk."Sedikitnya ada sekitar tujuh rumah lebih termasuk Mushola ada di dekat bantaran sungai ikut terendam," ujarnya.
Kendar memaparkan, pemerintah desa harus pro aktif untuk mengajukan permohonan bantuan secepatnya. Sehingga jangan terkesan cuek. Warga pun siap membantu pembangunan secara gotong royong dan mengumpulkan dana secara swadaya.
Senada dikatakan H Dani (50) warga lainnya, jika kerusakan lahan pertanian akibat banjir bandang tersebut seluas 4 sampai 5 hektar, termasuk sawah miliknya seluas 3.000 meter persegi dengan kerugian sekitar Rp10 juta. "Paling penting yang harus segera dibangun secepatnya yakni jembatan, sebab itu kebutuhan warga yang mendesak," ungkapnya.
Hancurnya infrastruktur jembatan dan lahan pertanian milik warga, hingga saat ini masih belum ada peninjauan dari Pemkab Cianjur dan dinas terkait lainnya. Bahkan, diakui warga setempat belum pernah ada bantuan pembangunan jembatan sudah hampir puluhan tahun ini.(mat)
Populer
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
CIPANAS- Kondisi badan jalan berlubang di sejumlah titik Ruas Jalan Raya Cipanas-Puncak menyita perhatian sejumlah pihak, diantaranya ...
-
TAWASUTH : Pengurus Cabang PMII Cianjur memberikan pernyataan sikap untuk berada ditengah, dan tidak mengurangi nalar kritis terhadap k...
-
HAURWANGI – Forum Badan Permusyawaratan Desa (FBPD) Kecamatan Haurwangi menyampaikan keberatan atas kegiatan rekrutmen petugas S ens...
-
RAIB: Kondisi ruang leb komputer SMAN 1 Mande yang dijarah kawanan pencuri CIANJUR- SMA Negeri 1 Mande, nyaris tidak mengikuti pelaksa...
-
CIPANAS-Satpol PP Kecamatan Cipanas berupaya menyisir keberadaan monyet di Kampung Tegal Lega Desa Palasari Kecamatan Cipanas. Namun saat...
-
Upaya mendongkrak penjualan, Protanmas Samolo Indah sebagai perumahan strategis yang mengusung konsep perumahan modern, serta merupakan...
-
CIANJUR- Sudah tidak dapat dipungkiri lagi, kini anak-anak berada dalam genggaman pengaruh teknologi dunia. Perkembangan teknologi yang...


Tidak ada komentar: