Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Gepeng-Anjal bakal Ditertibkan
Gepeng-Anjal bakal Ditertibkan
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 05 April 2016 |
Metro Cianjur
CIANJUR- Permasalahan
klasik namun tak ingin tinggal diam, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi
(Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur pun akhirnya turun ke jalan untuk
melakukan pendataan keberadaan gelandangan, pengemis (gepeng) dan anak jalanan
(anjal) yang berada di Kota Cianjur.
Kepala Dinsosnakertrans
Kabupaten Cianjur, Sumitra memaparkan, tujuan pendataan yaitu untuk mengetahui
asal muasal dan kondisi gepeng yang ada di Cianjur. Artinya, gepeng tak
semata-mata otomatis berada di Cianjur tanpa sebab yang jelas khususnya di Kota
Cianjur. Namun, pendataan yang kemarin dilakukan tak hanya di Kota Cianjur saja
namun juga hingga ke Cipanas. “Kita harus tahu darimana
dia (gepeng, red) berasal. Dan di sini (Cianjur, red) tinggal dan melakukan
apa?,” ujarnya kepada Radar Cianjur. Kemarin, Senin (4/4), pihaknya melakukan
pendataan kepada sejumlah gepeng yang berada di luar batas kompleks pemerintah
Kabupaten (pemkab) Cianjur.
Dengan nada lembut
berbalut ketegasan, Sumitra pun berbincang dengan gepeng yang ada di Jalan Siti
Jenab. Bahkan, tak sedikit gepeng yang diketahui berasal dari luar kabupaten
Cianjur. Sebut saja dari sejumlah daerah tetangga seperti Sukabumi dan Bogor. “Bahkan ada yang dari
Jakarta juga dan masih muda,” ungkapnya didampingi Kabid Sosial
Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur, Dindin Amaludin.
Melalui data yang
diperoleh, pihaknya mampu memberikan solusi dan jalan keluar bagi gepeng agar
memiliki kehidupan yang lebih layak. Namun, kembali pada permasalahan klasik,
sejumlah gepeng justru enggan menerima pelatihan yang disediakan pemkab
Cianjur.
Pasalnya, pelatihan dan
kerajinan serta keterampilan yang diberikan dinilai gepeng tak sesuai dengan
penghasilan mereka saat masih berstatus gepeng. “Mereka (gepeng, red) lebih
suka di jalan penghasilannya lebih besar dibandingkan di dalam balai atau
tempat pelatihan keterampilan,” ungkap Sumitra.
Namun, ia mengaku,
pihaknya kaan melakukan terus secara rutin pendataan untuk mengetahui jumlah
pasti gepeng yang ada di Cianjur. Bagaimana dengan penertibannya? Kadis pun
mengaku, belum dapat memberikan waktu pelaksanaan secara pasti. Namun, ia pun
akan melakukan kordinasi dengan Satpol PP Cianjur untuk segera melakukan
penertiban.“Sebetulnya siklus
gepeng dan anjal di Cianjur cenderung fluktuatif, naik turun, tidak bisa
ditentukan dengan pasti. Bisa dilihat, sekarang ini cenderung menurun, tidak
banyak yang terjaring razia,” kata Sumitra.
Sumitra
menambahkan, razia ini diharapkan semakin menyadarkan seluruh pihak, terutama
para orang tua, bahwa pendampingan keluarga terhadap itu sangat penting. Bagi
anjal yang diketahui tidak memiliki orang tua, maka mereka akan diarahkan ke
panti.“Nantinya mereka
akan diarahkan sesuai kemampuan dan usia mereka. Oleh karena itu, saat kita
tertibkan, jangan takut. Kita akan bina agar gepeng dan anjal ini bisa
diberdayakan, serta mandiri secara ekonomi,” pungkas Sumitra. (yaz/lan)
Populer
-
PELAYANAN persampahan kebersihan dipungut retribusi atas pelayanan pengelolaan di daerah. Retribusi dikenakan kepada kepala keluarga ata...
-
JOGJAKARTA-Eksistensi Gafatar di Jogjakarta yang diduga sebagai biang keladinya orang hilang akhir-akhir ini disinyalir sudah ber...
-
CIANJUR-Berbagai kegiatan masih terus dilakukan SMAN 1 Cianjur, dalam rangka SPECTA ke 11. Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, ...
-
JAKARTA - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mendeklarasikan diri menolak turnamen-turnamen yang digelar. Mereka yang me...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
WARU N GKONDANG – Jalan Desa Ciwalen di Kecamatan Warungkondang berada dalam kondisi nyaris putus , p asalnya gorong- gorong ya...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
CIANJUR– Rabu (20/4) kemarin, sedikitnya 55 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkaitan dengan penyelenggaraa...

Tidak ada komentar: