Kondisi Jalan di Kampung Kadubandeng Beralas Lumpur Buka Alas Kaki, Cegah Terpeleset

LICIN: Seorang anak kecil di Kampung Kadubandeng, Desa Sukaresmi, terpaksa mengangkat alas kaki saat berjalan di atas jalan penuh dnegan lumpur dan licin.




 

Kehidupan warga Kampung Kadubandeng, Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi, saat musim hujan penuh perjuangan. Mereka terpaksa harus menjalani aktivitas sehari-hari dengan berjalan kaki hingga lebih dari 1 kilometer untuk mencapai ke jalur yang bisa dilintasi kendaraan.

LAPORAN : Farhaan Muhammad Ridwan

Kampung Kadubandeng, Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi merupakan salah satu daerah yang jauh dari pusat perkotaan. Kondisi jalan yang masih bertanah dan sulit dilintasi kendaraan roda dua  memaksa warga harus berjalan kaki dengan medan menanjak dan menurun.

"Apalagi kalau hujan besar seperti ini kami harus berjalan kaki tanpa alas kaki karena jalan tertimbun lumpur dan licin," kata Zaenab (17) salah seorang warga Kampung Kadubandeng.

Zaenab dan warga lainnya terpaksa harus rela melepas alas kaki dan kotor, karena badan jalan penuh dengan lumpur.

 "Motor tidak bisa masuk kesini, apalagi disini harus melintasi perbukitan yang sulit dijangkau kendaraann" terangnya.

Dengan kondisi seperti ia terpaksa harus berangkat sekolah lebih pagi. Lantaran jarak dari rumahnya ke sekolah sangatlah jauh. 

"Tetapi ini tidak memutuskan niat saya untuk tetap bersekolah," ujar Zaenab.

Mintarsih (46) warga lainnya mengaku, Kampung Kadubandeng berada di perbukitan sehingga keberadaannya cukup terancam longsor, sehingga harus selalu meningkatkan kewaspadaan terutama saat diguyur hujan deras.

"Bagi saya jalan kaki dengan jarak jauh sudah biasa, dan kondisi ini merupakan resiko karena tinggal di pelosok desa," jelasnya.

Diakuinya, menikmati dan mensyukuri kondisi yang ada merupakan sebuah pilihan, karena kalaupun dijalani dengan rasa mengeluh dan tak bersyukur, akan berat. 

"Alhamdulilah walaupun saya tinggal di kampung tetapi masih bisa makan dan minum, ini merupakan kenikmatan yang tak ternilai bagi saya dan keluarga," akunya.(*)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top