Radar Cianjur »
Cipanas
»
Harga Eceran Gas Melon tak jelas
Harga Eceran Gas Melon tak jelas
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 21 April 2016 |
Cipanas
| RAWAN: Salah seorang (Di atas mobil) petugas distribusi salah satu pangkalan melemparkan tabung gas ukuran tiga kilogram sambil merokok. |
CIPANAS- Kebiasaan
oknum para petugas distribusi melempar tabung gas ukuran tiga kilogram
dikhawatirkan sejumlah pihak, karena dianggap bisa menyebabkan kerusakan hingga
bocor.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Cianjur Judi Adi Nugroho mengatakan, proses penurunan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram dari atas mobil dengan cara dilempar cukup berisiko, karena dikhawatirkan dapat terjatuh lantas menyebabkan kerusakan pada tabung gas.
"Saya khawatir
dengan cara demikian (Dilempar) tabung gas bisa penyok dan bocor, kemudian
mudah meledak sehingga merugikan masyarakat," katanya.
Dijelaskannya,
apabila masyarakat menemukan tabung gas rusak atau bocor bisa langsung
ditukarkan ke resseler.
Jika
ditemukan kondisi rusak dan berbau, maka pihak pangkalan bisa menukarkannya dan
ditimbang ulang, kalau dalam kondisi kosong beratnya lima kilogram dan kalau
berisi delapan kilogram.
"Di Kabupaten
Cianjur ada dua reseller yang bisa
menerima penukaran tabung,” jelasnya.
Ketika ditanya
mengenai Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pengecer, Judi mengatakan
bahwa saat ini belum diatur oleh pemerintah sehingga harga di tingkat pengecer
belum bisa terkontrol.
"Hingga saat
ini harga diatur baru sampai di tingkat pangkalan," katanya.
Sementara itu,
Kepala Desa Sindanglaya Yusuf Saepudin menuturkan, proses distribusi tabung gas
dengan cara dilempar sangat rawan, cara seperti ini mengindikasikan lemahnya
bentuk pengawasan pemerintah terhadap proses distribusi tabung gas subsidi.
"Tim
pengawasan harus masuk ke pelosok wilayah dan menjaga agar kondisi tabung gas
tetap baik saat diterima konsumen, karena banyak warga yang masih lugu dengan
tidak mencek kondisi tabung gas terlebih dahulu,” ungkapnya. (fhn)
Populer
-
CIANJUR- Bingung cari jasa perjalanan?, Cianjur Travel di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Cianjur solusinya. Selain menyediakan tiket pesawa...
-
JAKARTA - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mendeklarasikan diri menolak turnamen-turnamen yang digelar. Mereka yang me...
-
HAURWANGI- Yayasan Agenda Hijau Indonesia (YAHI) Kabupaten Cianjur, mewakili kelompok tani desa di Kecamatan Haurwangi turut soroti Program...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
CIANJUR– Rabu (20/4) kemarin, sedikitnya 55 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkaitan dengan penyelenggaraa...
-
CIANJUR-Tiga siswa SMAN 1 Cianjur berhasil mendapatkan nilai ujian nasional tertinggi. Ketiga siswa itu diantaranya, Muhammad Audie (1...
-
Ahmad Muzani JAKARTA-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi member...
-
JAKARTA-Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono menyambangi Istana Negara, Senin (11/1) sore. Ia mengaku diundang Pre...

Tidak ada komentar: