Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Labil, Harga Bawang Merah Meroket
Labil, Harga Bawang Merah Meroket
Posted by Radar Cianjur on Senin, 04 April 2016 |
Metro Cianjur
CIANJUR-
Harga bawang merah yang tak stabil dan terus melonjak pekan ini dinilai
merugikan para pedagang yang ada di Cianjur. Seperti yang dialami oleh seorang
pedagang bawang merah di Pasar Induk Pasirhayam Engan (45) mengaku, terpaksa
harus menaikan harga bawang merah untuk mengikuti harga pasar.
Kenaikan
harga bawang merah mencapai lebih dari 30 persen. Kenaikan ini terjadi dalam
sepekan terakhir bahkan hingga setiap tiga hari tiga hari. “Harga bawang merah yang asalnya dijual dengan
harga Rp 36 ribu per kilogram (/kg), kini harganya tidak stabil berubah menjadi
Rp 40 ribu/kg,” ungkapnya.
Menurutnya,
kenaikan harga bawang merah ini terus terjadi bahkan belum pernah mengalami
turun harga. Selain itu pedagang lainnya di lokasi yang sama, Ela (38)
menjelaskan, tidak stabilnya harga bukan hanya terjadi pada bawang merah saja.
Namun juga pada tomat dan daun bawang.
"Kenaikan
harga bawang merah, tomat dan bawang daun ini cukup melonjak sekarang. Kita
sebagai penjual ya mengikuti harga aja. Walaupun suka sedikit kasihan ke yang
suka membeli," terang Ela.
Kenaikan
harga yang melonjak tersebut menurut Ela, dikarenakan stok yang sedang kosong.
Ditambah lagi, kini produk bawang merah dari luar dihentikan. "Faktor
lainnya yang menyebabkan harga semua ini naik, akibat cuaca yang buruk dan
timbunan. Sehingga bawang merah dan tomat cepat busuk," jelasnya.
Kini,
harga untuk buah tomat dari harga asal Rp 8 ribu hingga Rp10 ribu/kg, kini
menjadi Rp15 ribu/kg. "Sedangkan bawang daun mencapai kenaikan harga
seratus persen asalnya 10 ribu menjadi 20 ribu per kilogram. Namun harga bawang
putih dan cabai merah menurun," tandas Ela. (cr2)
Populer
-
PELAYANAN persampahan kebersihan dipungut retribusi atas pelayanan pengelolaan di daerah. Retribusi dikenakan kepada kepala keluarga ata...
-
JOGJAKARTA-Eksistensi Gafatar di Jogjakarta yang diduga sebagai biang keladinya orang hilang akhir-akhir ini disinyalir sudah ber...
-
CIANJUR-Berbagai kegiatan masih terus dilakukan SMAN 1 Cianjur, dalam rangka SPECTA ke 11. Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, ...
-
JAKARTA - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mendeklarasikan diri menolak turnamen-turnamen yang digelar. Mereka yang me...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
WARU N GKONDANG – Jalan Desa Ciwalen di Kecamatan Warungkondang berada dalam kondisi nyaris putus , p asalnya gorong- gorong ya...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
CIANJUR– Rabu (20/4) kemarin, sedikitnya 55 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkaitan dengan penyelenggaraa...


Tidak ada komentar: