Sempat Diisukan Longsor, Tebing di Ciloto Berdiri Kokoh


Entah dari mana asal-muasal tebing Ciloto dekat Rumah Makan Bumi Aki diisukan amblas pada pekan kemarin. Namun akibat isu 'jongklok' ini, warga masyarakat sempat dibuat panik dan resah. Namun faktanya, tebing itu masih berdiri tegak alias tidak amblas.
Jalur Puncak Ciloto memang dikenal sebagai salah satu kawasan yang memiliki medan jalan menikung dan menurun. Bahkan ruas jalan yang banyak dikunjungi para wisatawan ini juga rawan terjadi longsor.
Bagaimana tidak, jalur tersebut memiliki kontur tanah yang labil apalagi akhir-akhir ini curah hujan di kawasan Puncak cukup tinggi. Namun sangat disayangkan, disaat masyarakat sedang tenang malah disusupi isu yang menyesatkan oleh oknum tak bertanggungjawab, dengan menyebarkan sebuah foto sebuah tebing mirip di Ruas Jalan Ciloto amblas melalui media sosial."Awalnya saya melihat foto profil BBM teman saya yang memajang jalan dan tebing di Ciloto dekat Bumi Aki amblas. Saya pikir itu memang benar, makanya saya ikut memajang foto tersebut," aku Usman warga Desa Gadog, Kecamatan Pacet.
Tidak hanya Usman, hampir semua warga Cianjur yang memiliki media sosial seperti Blackberry,  twitter dan lain sebagainya, pun ikut termakan berita yang menyesatkan tersebut, karena foto tersebut begitu cepat menyebar melalui medsos."Saya sempat kaget dan mengurungkan niat untuk berangkat berlibur ke Bogor bersama keluarga karena takut longsor," aku Usman.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Ciloto Aiptu Yayan Kurniawan mengatakan, isu tersebut (Tebing di Ciloto longsor) tidak benar. Bisa dilihat langsung, tidak ada jalan Ciloto yang amblas."Kami imbau kepada seluruh warga tidak cepat dan mudah percaya kepada informasi yang bisa meresahkan warga, seharusnya langsung dicek lebih lanjut fakta di lapangan," tegasnya.
Saat ini, kondisi di kawasan Ciloto khususnya dekat tebing yang dianggap amblas dekat Rumah Makan Bumi Aki kondusif, dan tebing tersebut masih berdiri kokoh."Setelah saya lihat foto yang tersebar di medsos, itu bukan di kawasan Ciloto melainkan di daerah Ciregol-Brebes pada satu tahun silam,” ungkapnya.(*)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top