Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Yayasan Lepas Serukan Anti Kekerasan Perempuan
Yayasan Lepas Serukan Anti Kekerasan Perempuan
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 22 April 2016 |
Cianjur Raya
KARANGTENGAH – Yayasan Lembaga Pemberdayaan dan Penguatan Aspirasi Perempuan (Lepas) Kabupaten Cianjur, menyampaikan bahwa sampai pada peringatan Hari Kartini ke-137 tahun 2016, masih banyak peristiwa kekerasan yang terjadi terhadap kaum perempuan, baik itu di lingkungan rumahtangga, pekerjaan, dan masyarakat. Oleh sebab itu, Yayasan Lepas menyerukan slogan Stop Kekerasan terhadap kaum perempuan.
Ketua
Yayasan Lepas
Kabupaten Cianjur, Susane Febriyati, mengatakan bahwa masih banyak
kita lihat ketidakadilan yang diterima oleh kaum perempuan,
dan terkait kondisi ini, seharusnya para perempuan tidak berdiam diri dan
pasrah diperlakukan secara tak wajar melalui tindak kekerasan.
Menurut Susane,
nasib
kaum perempuan ada di tangan kaum perempuan
itu sendiri.
"Maka itu kita jangan hanya diam, harus berani untuk melapor kepada penegak hukum. Perlihatkan kalau kaum perempuan itu tidaklah lemah dan mempunyai kekuatan untuk melebihi kaum pria," ujarnya saat ditemui Radar Cianjur.
Susane juga memaparkan bahwa semua hal tersebut tidak lepas pula dari tanggungjawab terhadap keluarga, pekerjaan, dan masyarakat sebagaimana kodrat seorang perempuan dilahirkan. Perempuan memiliki peranan penting dan strategis untuk membantu mengangkat harkat dan derajat, baik secara ekonomi maupun secara intelektual, dan ia berharap agar kaum perempuan di Cianjur khususnya bisa lebih maju dan berkembang.
"Apabila kaum perempuan sudah mampu memenuhi hak dan tangungjawab, pembangunan di Kabupaten Cianjur ini akan jauh lebih baik, sesuai dengan semangat emansipasi wanita. Semoga makna Hari Kartini di tahun ini dan ke depan, bukan sekedar memperingati saja, tapi harus ada wanita di Cianjur yang seperti figur kepribadian seorang Kartini," ungkap Susane.
Hal lain dituturkan oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Cianjur, Hj Lilis Boy, yang berpendapat bahwa perempuan harus maju, harus memiliki keahlian khusus yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidupnya. Perempuan juga perlu memiliki wawasan yang luas dan kemampuan untuk menjalankan perannya sebagai ibu rumahtangga.
"Sekaligus sebagai wanita karir mampu mengatur keduanya tanpa melupakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai seorang perempuan dan sebagai ibu rumah tangga, jangan melebihi kodratnya," komentarnya. (mat)
Populer
-
CIANJUR- Bingung cari jasa perjalanan?, Cianjur Travel di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Cianjur solusinya. Selain menyediakan tiket pesawa...
-
JAKARTA - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mendeklarasikan diri menolak turnamen-turnamen yang digelar. Mereka yang me...
-
HAURWANGI- Yayasan Agenda Hijau Indonesia (YAHI) Kabupaten Cianjur, mewakili kelompok tani desa di Kecamatan Haurwangi turut soroti Program...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
CIANJUR– Rabu (20/4) kemarin, sedikitnya 55 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkaitan dengan penyelenggaraa...
-
CIANJUR-Tiga siswa SMAN 1 Cianjur berhasil mendapatkan nilai ujian nasional tertinggi. Ketiga siswa itu diantaranya, Muhammad Audie (1...
-
Ahmad Muzani JAKARTA-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi member...
-
JAKARTA-Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono menyambangi Istana Negara, Senin (11/1) sore. Ia mengaku diundang Pre...

Tidak ada komentar: