Radar Cianjur »
Nasional
»
HNW Minta Pemerintah Jelaskan soal Uang Tebusan
HNW Minta Pemerintah Jelaskan soal Uang Tebusan
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 13 Mei 2016 |
Nasional
JAKARTA-Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid
ikut bersyukur 4 WNI yang disandera kelompk bersenjata di Filipina, telah
dibebaskan. Ini menyusul 10 WNI yang sudah dibebaskan Abu Sayyaf sebelumnya.
Hidayat juga senang, kali ini tidak ada lagi
pihak-pihak yang mengkalim paling berjasa dalam proses pembebasan sandera.
"Terkait klaim mengklaim, Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada lagi
yang main klaim sampai berbau politis dan saya kira itu sangat baik karena
kasihan para sanderanya . Sudah berbulan-bulan jadi sandera tersiksa lalu ada
pihak lain ribut tentang mengklaim, apalagi kemudian dibalik itu ada keinginan
politik yang lain. Saya harap tidak," ujarnya, usai bertemu dengan delegasi
Sekolah Tinggi Negarawan, di ruang kerja Wakil Ketua MPR, Jakarta, Kamis ( 12/5
).
Namun demikian, Hidayat meminta pemerintah
memberikan penjelasan soal kabar yang menyebut
"Tapi dari kabar dan berita masih saja
muncul dibeberapa media, ternyata ada yang membayar tebusan. Nah ini menurut
saya harus dipastikan, pemerintah Indonesia penting untuk menelusurinya. Siapa
yang membayar sampai dengan 50 juta
peso," katanya.
Kalau itu terjadi, lanjut.Hidayat, sangat
tidak sesuai dengan kebijakan dari pemerintah. Karenanya, pihak pemerintah
perlu menyampaikan klarifikasi .
Sebab, jika ada pembiaran terhadap pembayaran
uang tebusan, dikhawatirkan akan menumbuhsuburkan kelompok radikal bersenjata.
"Mereka kemudian untuk berikutnya akan
menyandera lagi , merampok lagi dan itu akan bermasalah. Jadi menurut saya dengan adanya informasi dari media di
Filipina bahwa ada pembayaran sampai dengan 50 juta peso itu harus
diklarifikasi pemerintah dan pemerintah harus menegaskan bahwa tidak pernah
menjadi kebijakan pemerintah dan pemerintah tidak setuju dengan hal-hal seperti
itu," tandasnya.(jpnn)
Populer
-
ANGGOTA Komisi V DPR RI, Capt. Djoni Rolindrawan disambut warga Sukamulya, Sukasari Kecamatan Bogor Timur. BOGOR-Anggota Komisi V DP...
-
- Tes Pejabat Gaet Psikiad CIANJUR-Pemerintah Kabupaten Cianjur kini hanya tinggal menempuh beberapa tahapan akhir jelang perombakan besa...
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
FOTO: Nandang Kurnaedi CIANJUR – Seiringberkembangnya zaman, kemajuan teknologi semakin bisa dirasakan oleh orang banyak. Kebutuhan aka...
-
CIPANAS – Nilai tukar rupiah terhadap dolar yang terus melemah, berdampak negatif terhadap kalangan pebisnis, salahsatunya yang dialami pen...
-
Prabowo Subianto. Foto: Dwi RM/dok.JPNN.com SERANG-Ketua umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto me...
-
JAKARTA-Kursi kepemimpinan Sutiyoso di Badan Intelijen Negara (BIN) semakin diusik. Sutiyoso dianggap tidak memiliki sesuatu capaian y...
-
JAKARTA-Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Yenny Sucipto mengatakan, potensi kerugian negara...

Tidak ada komentar: