Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Indentitas Dua Anggota Santoso yang Tewas Masih...
Indentitas Dua Anggota Santoso yang Tewas Masih...
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 19 Mei 2016 |
Berita Utama
JAKARTA-Kadiv Humas Polri Brigjen Boy Rafli mengatakan, pihaknya belum bisa mengidentifikasi dua anggota Abu Wardah alias Santoso yang ditembak mati setelah kontak senjata dengan satuan tugas (satgas) Tinombala, Minggu (15/5) lalu.
Baku tembak itu terjadi saat keduanya terlihat tengah menuruni gunung di Desa Pantangolemba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso.
"Jadi proses identifikasi masih berjalan. Sedang dicocokkan dengan foto-foto DPO (daftar pencarian orang, red) yang ada. Sementara informasi identitas yang bersangkutan dalam bentuk apapun nihil," kata Boy di Mabes Polri, Rabu (18/5).
Menurut Boy, kendala keterlambatan proses identifikasi lantaran susahnya akses transportasi. Dijelaskannya, kedua mayat tersebut baru tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Poso pada Senin (16/5) malam.
"Itu di wilayah pegunungan. Saat peristiwa terjadi pukul 14.20 waktu setempat, tidak bisa langsung dievakuasi karena medan yang sulit. Hari Senin baru tim bisa mengamankan jenazah yang bersangkutan dan baru bisa dibawa pada sore hari," jelasnya.
Boy menuturkan, pihaknya masih melakukan proses identifikasi pada dua anggota Santoso tersebut. Salah satunya yaitu dengan mencocokkan foto DPO dengan wajah keduanya. "Mudahan ada kecocokan tapi tanda-tandanya ada kemiripan dengan foto DPO yang disebarluaskan. Tapi saya nyatakan proses identifikasi belum selesai," sambungnya.
Selain itu, proses identifikasi bisa dilakukan dengan langsung mengonfirmasinya dengan anggota Santoso yang berhasil ditangkap hidup-hidup.
Lebih lanjut kata dia, proses identifikasi pun bisa dilakukan dengan tes DNA. Hanya saja, tes DNA sangat sulit mengingat tidak adanya pembanding DNA dari keluarga.
"Belum ada yang mengakui atau pihak yang mengatakan itu keluarganya. Kalo ada yang mengakui itu keluarganya, maka bisa mendata dari orang tua dan anak. Jadi memerlukan upaya, waktu, agar akurasinya bisa tepat," bebernya.
Namun demikian, Boy menyebutkan, ditengok dari ciri-ciri keduanya, mereka bukan warga asing. "Kalau dilihat kasat mata, dia WNI," pungkasnya.(mg4/jpnn)
Populer
-
WARU N GKONDANG – Jalan Desa Ciwalen di Kecamatan Warungkondang berada dalam kondisi nyaris putus , p asalnya gorong- gorong ya...
-
TAMPIL di kompetisi elite Liga Primer Inggris, seolah mimpi yang jadi nyata bagi penyerang Leicester City. Apalagi, timnya kian ...
-
KARANGTENGAH – Kegiatan memancing yang banyak digemari masyarakat Cianjur, menjadi lahan pencarian keuntungan bagi sebagian orang, sep...
-
CIANJUR-Upaya pencarian korban terseret air sungai Cianjur sudah ditemukan. Mas'ud (50) seorang warga Kampung Sukasirna RT 03/02, D...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
BARANG bukti hasil OTT pungli diamankan Polres Cianjur CIANJUR- Satgas Saber Pungli Kabupaten Cianjur masih mengusut dugaan keterlibat...
-
Cianjur memiliki luas wilayah yang cukup besar. Hal tersebut tentunya perlu ditunjang dengan pelayanan publik yang efektif, terutam...
-
CIPANAS - Pengembangan ikan koi di Sindanglaya Kecamatan Cipanas kini semakin maju. Bahkan pemasarannya sudah terkenal hingga luar nege...

Tidak ada komentar: