Radar Cianjur »
Nasional
»
Menkes Juga Harus Beresin Limbah RS
Menkes Juga Harus Beresin Limbah RS
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 19 Juli 2016 |
Nasional
JAKARTA-Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf kembali mengingatkan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek agar segera menjalankan rekomendasi DPR untuk segera membuat aturan tentang pengelolaan limbah rumah sakit (RS).
Sebab, usaha vaksin palsu yang dibongkar Bareskrim Polri juga ikut didukung dengan tersedianya limbah RS seperti botol bekas vaksin yang dikumpulkan pekerja RS dan dijual kepada para pelaku seharga Rp 15 ribu per botolnya. Hal itu menurutnya harus segera dibereskan Kemenkes.
"Awal mulanya kan barang (bekas) ini. Dulu aturannya rukmah sakit harus menghancurkan limbah, lalu Kementerian Lingkungan Hidup melarang. Karena ditakutkan buangan asapnya itu menjadi limbah udara. Kemudian dicabutlah larangan itu, tetapi tidak ada payung lainnya," kata Dede di gedung DPR Jakarta, Senin (18/7).
Karena itu lah dalam rekomendasi Komisi IX saat rapat dengan Menkes Nila pekan lalu, salah satunya direkomendasikan agar Kemenkes bersama Kementerian LHK duduk bersama mengevaluasi kebijakan tersebut.
"Kalau perlu kemenkes membuat organisasi baru untuk menampung limbah dan menghacurkannya. Kalau rumah sakit tidak boleh membakar, maka kemenkes harus bertanggung jawab, bisa saja melalui direktorat apa harus diambil tuh," pintanya.
Bagaimanapun juga, tambah politikus Demokrat tersebut, limbah RS suntikan bekas, ampul infus maupun botol bekas vaksin menjadi barang bekas pakai yang tidak boleh dibuang semabrangan.
"Kami tidak mau, tiba-tiba besok kita denger lagi infus palsu, kan kita nggak tahu. Ini harus ada yang bertanggung jawab menghancurkan. Itu rekomendasi kami," pungkasnya.(fat/jpnn)
Populer
-
FOTO: HAKIM/ RADAR CIANJUR ATUR SERANGAN: Siswa MA Nurul Islam kelas 12 menjalani latihan hockey saat jam olahraga di sore hari. ...
-
JAKARTA-Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengatakan, pihaknya berada di barisan terdepan menginisiasi lahirnya RUU tentang antiLGBT...
-
Menjaga kepercayaan pelanggan merupakan prioritas utama dalam menjalankan usaha, karena jika kepercayaan pelanggan berkurang maka bisnis...
-
JAKARTA-Presiden Joko Widodo meminta BNN dan Polri lebih gencar lagi memberantas narkoba di tanah air. Tak hanya itu, kementerian dan ...
-
FOTO: NANDANG KURNAEDI/RADAR CIANJUR DAFTAR : Salah satu masyarakat saat mendaftar ke stan BPJS Kesehatan pada acara pameran yang dige...
-
JAKARTA-Mabes Polri bertindak tegas terhadap AKBP BH yang menganiaya seorang polisi wanita (polwan) Bripda M di salah satu hotel di Jakar...
-
* Sri dan Eko Rp4 M, Siap Kemenpora? JAKARTA-Kemenpora harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam setelah pasangan ganda campuran Tonto...
-
CIANJUR-Sejumlah pihak menyoroti bisnis prostitusi lendir impor yang menyelimuti Cianjur, khususnya kawasan Cianjur Utara beberapa hari ...

Tidak ada komentar: