Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Biaya ke Tanah Suci Kian Mahal Visa Haji - Umrah Tidak Lagi Gratis
Biaya ke Tanah Suci Kian Mahal Visa Haji - Umrah Tidak Lagi Gratis
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 08 September 2016 |
Berita Utama
Kebijakan penghapusan visa gratis untuk haji dan umrah itu terkait dengan kondisi ekonomi Saudi Khususnya tidak kunjung membaiknya harga minyak. Saudi tampaknya ingin menggenjot pendapatan negara dari penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Potensi pemasukan dari visa jamaah yang berkali-kali melaksanakan ibadah haji dan umrah memang sangat besar. Khusus untuk Indonesia, pada musim haji ini ada 2.493 orang yang pernah berhaji. Jika kebijakan biaya visa haji itu diterapkan tahun ini, Saudi mendapatkan dana segar hingga Rp 17,2 miliar. Belum lagi dari jamaah umrah.
Visa berbayar tersebut berlaku untuk jamaah yang melaksanakan ibadah haji atau umrah kedua dan seterusnya. Sedangkan yang baru kali pertama menjalankan ibadah haji atau umrah tetap tidak dipungut biaya visa.
Sekjen Kementerian Agama (Kemenag) Nur Syam mengatakan, penetapan biaya visa merupakan urusan dalam negeri Saudi. Meski begitu, Indonesia tetap berkepentingan. Sebab, ratusan ribu warga Indonesia naik haji setiap tahun. Di luar itu, ratusan ribu, bahkan jutaan, orang lainnya melaksanakan umrah.
Meski biaya visa diberlakukan, Nur Syam tidak yakin semangat warga Indonesia untuk beribadah ke Tanah Suci berkurang. Kenyataannya, setiap tahun antusiasme jamaah untuk haji dan umrah semakin besar.
Pengamat haji dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Dadi Darmadi memastikan bahwa kebijakan visa berbayar akan berdampak pada bisnis umrah dan haji. Salah satunya kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH). Sebab, selama ini mereka mengirim sejumlah orang untuk menjadi pembimbing ibadah haji.
Otomatis, KBIH harus mengeluarkan ongkos ekstra untuk membayar biaya visa haji atau umrah bagi tim pembimbing masing-masing. Selain itu, masyarakat umum yang berumrah untuk kali kedua atau selanjutnya harus menyiapkan dana lebih banyak.
Sementara itu, Kepala Pengembangan Bisnis Asosiasi Bina Haji dan Umrah Nahdlatul Ulama (Asbihu-NU) Amir Machmudin Aziz menuturkan, salah satu tujuan kebijakan visa berbayar itu adalah menekan kepadatan jamaah di Makkah dan Madinah. Meski begitu, Amir yakin bahwa kebijakan itu tidak akan terlalu berpengaruh pada antusiasme jamaah menuju Tanah Suci. "Khususnya untuk jamaah umrah," katanya.
Jika aturan visa berbayar itu berlaku, otomatis biaya dibebankan ke harga paket umrah. Menurut Amir, besaran biaya pembuatan visa tersebut tidak akan sampai membuat orang menunda, bahkan mengurungkan niat umrah. Biaya visa yang dipatok 2.000 riyal itu masih relatif terjangkau.
Rata-rata harga paket umrah saat ini dimulai di kisaran USD 1.600 atau setara Rp 21 juta dengan fasilitas hotel bintang tiga. Sementara itu, untuk kelas hotel yang lebih bagus, harga paket mulai USD 2.100 (setara Rp 27,5 juta). (wan/c11/ca)
Populer
-
JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan tidak akan berhenti pada Doddy Aryanto Supeno, sang perantara suap dari sebuah perusaha...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
JAKARTA-Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR Anas Urbaningrum membantah pernah memerintahkan mantan Bendum partainya, M Nazaruddi...
-
CIPANAS- Pimpinan Muslim Enterpreneur Academy (MEA) Yedi Jupriadi menilai daerah Cianjur saat ini sulit untuk maju, baik dalam segi ekono...
-
CIANJUR- Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Sugih Mukti (Ayat Suci), Cianjur Institute dan Himpunan Mahasiswa Tjia...
-
GEKBRONG – Menidaklanjuti hasil sosialisasi tentang Televisi ( TV ) Desa yang dilaksanakan di Markas K omado Distrik Mili...
-
KREATIF: Siswa SMA Cikalongkulon tampilkan pakaian dari hasil limbah yang diolah, saat perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-71. CIKALO...
-
TRANSAKSI : Salah satu Nasabah saat transaksi di BPR Cianjur Cabang Warungkondang yang beralamat di Jalan Raya Cilaku Warungkondang Cia...

Insyaa Allah dengan niat dan tekad yang kuat, Allah memberikan kita rezeki untuk bisa berkunjung ke Tanah Suci. Aamiin.
BalasHapus