Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Boros, PJU Nyala Seharian
Boros, PJU Nyala Seharian
Posted by Radar Cianjur on Senin, 03 Oktober 2016 |
Cianjur Raya
KARANGTENGAH-Pengelolaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Cianjur dituding tak terkelola dengan baik. Ini dibuktikan dengan banyaknya lampu PJU yang nyala selama 1x24 jam, terutama di ruas jalan protokol atau jalur utama. Seperti halnya di beberapa lokasi di Jalan Lingkar Timur (JLT), Jalan Pramuka, Jalan Raya Bandung, atau mungkin masih belum terpantau di beberapa lokasi lainnya.
Pemerhati pengelolaan lampu penerangan jalan, Herman S (40) menyikapi, bukan hanya sejumlah pengendara dan beberapa warga yang membenarkan. Namun, saya secara pribadi sering melihatnya dan tak sengaja ada beberapa PJU masih menyala. Nah, memang terlihat ironis, di titik lain banyak hal mengajukan pemasangan fasilitas PJU, namun tak pernah direalisasikan.
"Persoalannya, jelas terlihat sepele. Tapi akan berdampak kearah menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan publik. Pasalnya, di sejumlah ruas banyak tak terpasang PJU alias masih belum tersentuh capaiannya, kerap menyebabkan kecelakaan," bebernya diamini, Iwan (35) dan Ferry (40) warga Kecamatan Karangtengah lainnya. Minggu (2/10) siang, kemarin.
Hal lain diakui, Nunik (41). Menurut dia, PLN atau Pemkab Cianjur melalui beberapa dinas terkait lainnya melaksanakan tata kelola PJU atau penerangan jalan, nah itu seharusnya bekerja profesional. Karena, sudah jelas secara transparansi dalam struk pembayaran listrik tercantum anggaran atau biaya yang dibebankan kepada masyarakat.
"Ya, kalau saat ini ternyata dalam pelaksanaanya terkesan PJU tak dikelola dengan baik, dan menjurus ke pemborosan anggaran, lebih baik masyarakat tak membayar pajak itu," timpalnya.
Nunik menambahkan, banyak warga selama ini mengeluhkan keberadaan PJU di sejumlah ruas jalan tak pernah digubris alias dibiarkan terbengkalai akases jalan gelap gulita. "Jadikan motivasi untuk semangat bekarja melayani masyarakat, bukannya menyudutkan atau mau mencari kesalahan, mana benar dan mana salah. Tapi, ini merupakan ungkapan aspirasi kritik membangun hal positif, tak lain untuk dinas terkait dan semua pihak lainnya," paparsnya, kemarin.(mat)
Pemerhati pengelolaan lampu penerangan jalan, Herman S (40) menyikapi, bukan hanya sejumlah pengendara dan beberapa warga yang membenarkan. Namun, saya secara pribadi sering melihatnya dan tak sengaja ada beberapa PJU masih menyala. Nah, memang terlihat ironis, di titik lain banyak hal mengajukan pemasangan fasilitas PJU, namun tak pernah direalisasikan.
"Persoalannya, jelas terlihat sepele. Tapi akan berdampak kearah menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan publik. Pasalnya, di sejumlah ruas banyak tak terpasang PJU alias masih belum tersentuh capaiannya, kerap menyebabkan kecelakaan," bebernya diamini, Iwan (35) dan Ferry (40) warga Kecamatan Karangtengah lainnya. Minggu (2/10) siang, kemarin.
Hal lain diakui, Nunik (41). Menurut dia, PLN atau Pemkab Cianjur melalui beberapa dinas terkait lainnya melaksanakan tata kelola PJU atau penerangan jalan, nah itu seharusnya bekerja profesional. Karena, sudah jelas secara transparansi dalam struk pembayaran listrik tercantum anggaran atau biaya yang dibebankan kepada masyarakat.
"Ya, kalau saat ini ternyata dalam pelaksanaanya terkesan PJU tak dikelola dengan baik, dan menjurus ke pemborosan anggaran, lebih baik masyarakat tak membayar pajak itu," timpalnya.
Nunik menambahkan, banyak warga selama ini mengeluhkan keberadaan PJU di sejumlah ruas jalan tak pernah digubris alias dibiarkan terbengkalai akases jalan gelap gulita. "Jadikan motivasi untuk semangat bekarja melayani masyarakat, bukannya menyudutkan atau mau mencari kesalahan, mana benar dan mana salah. Tapi, ini merupakan ungkapan aspirasi kritik membangun hal positif, tak lain untuk dinas terkait dan semua pihak lainnya," paparsnya, kemarin.(mat)
Populer
-
Abdulatif BEBERAPA wilayah di Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak, tepatnya hari Rabu pada tanggal 27 Ju...
-
SAMBUTAN: Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar berikan sambutan dalam workshop mamaos DKC di Taman Pancaniti Cianjur. FOTO : DENI ABDUL ...
-
SETELAH meraih peringkat ketiga di Piala Presiden 2017, Persib Bandung mulai merancang agenda lanjutan untuk mengisi kekosongan jelang tam...
-
GEKBRONG – Dibalik jabatannya sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Muhammad Ahmad Jalal...
-
CIANJUR - Kepala Bidang Penyiapan Perumusan dan Kebijakan Reformasi Birokrasi Kementrian Aparatur Negara dan Reforasi Birokrasi (Menpan-R...
-
ILUSTRASI CIANJUR-Istilah 'Salam Pramuka' dan 'Salam OSIS' berada di daftar pencarian teratas dalam sebuah mesin telus...
-
CIPANAS - Koperasi Baitul Maal Wat-Tamwil (KBMT) As-salam, di Jl. Raya Pacet Cipanas, bergerak di bidang simpan pinjam dan pembiya...
-
CIANJUR - Pererat silaturahmi sesama penggemar musik Sabyan Gambus khususnya, dan pemuda/i yang mencintai Sholawat yang tergabung dalam ...

Tidak ada komentar: