Radar Cianjur »
Cipanas
»
Walau Dilarang Onta Arab Tetap Sewa Vila
Walau Dilarang Onta Arab Tetap Sewa Vila
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 15 Maret 2017 |
Cipanas
PACET - Wisatawan Asal Timur Tengah seperti Saudi Arabia, meskipun sudah dilarang oleh Kedutaan Besar Arab Saudi tetap saja menginap di sekitar villa areal Kota Bunga. Mereka menginap secara diam - diam.
"Mau bagaimana lagi, mereka tak bisa di tahan para wisatawan asal negara Timur Tengah itu tetap memaksa ingin menginap di Kota Bunga," ujar Wawan (41).
Diakuinya wisatawan Arab itu merasa betah dan bebas jika menginap di vila ketimbang hotel. Makanya mereka memaksakan diri menginap meskipun dilarang oleh Keduataan Besar Arab Saudi.
"Ya pasca adanya aksi kekerasan terdahap wisatawan Arab, Kedutaan Arab Saudi melakukan tindakan tegas agar wisatawan khususnya dari Arab Saudi tidak ke vila," paparnya.
Wawan mengaku, mereka menginap di vila biasanya dengan teman - temannya. Meskipun ada jumlahnya pun tak sebanyak dulu.
"Jika sebelumnya bisa mencapai puluhan wisatawan Timur Tengah yang menginap di vila. Akan tetapi kini bisa dihitung jari jumlahnya," ujarnya.
Kaur Trantib Desa Sukanagalih Mahfud menjelaskan, kejadian yang menimpa wisatawan asal Timur Tengah acap kali terjadi di areal Real Estate Kota Bunga. Makanya, pasca tragedi pemukulan terhadap turis Timteng serta hasil evaluasi pemerintah pengawasan mereka akan diperketat.
"Kedutaan Besar Arab Saudi pun menyatakan turis Timteng dilarang menyewa vila di Kota Bunga. Jadi otomatis mereka yang mau ke Cipanas harus menginap di hotel dan vila lainnya di Cipanas," paparnya.
Walaupun demikian masih ada diantara saja wisatawan Timur Tengah di areal Kota Bunga. Jadi secara tidak langsung mereka menanggung resiko sendiri.
"Alasan mereka tak boleh menyewa vila di areal tersebut, demi keselamatannya jika ada Turis Timteng yang tetap memakasakan diri menginap di vila yang berada di Kota Bunga nantinya Kedutaan angkat tangan. Karena mereka sudah diluar kewenangan dengan menyewa vila," tukasnya. (fhn)
Populer
-
CIANJUR- Bingung cari jasa perjalanan?, Cianjur Travel di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Cianjur solusinya. Selain menyediakan tiket pesawa...
-
CIANJUR– Rabu (20/4) kemarin, sedikitnya 55 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkaitan dengan penyelenggaraa...
-
JAKARTA - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mendeklarasikan diri menolak turnamen-turnamen yang digelar. Mereka yang me...
-
CIANJUR - Organisasi masyarakat Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) terus menjadi sorotan. Di beberapa daerah, organisasi masyarakat yang ...
-
Pemilik Toko Sahabat, Andre , melayani konsumen CIANJUR – Helm merupakan aksesoris terpenting bagi para pengendara sepeda motor, ka...
-
PELAYANAN persampahan kebersihan dipungut retribusi atas pelayanan pengelolaan di daerah. Retribusi dikenakan kepada kepala keluarga ata...
-
JOGJAKARTA-Eksistensi Gafatar di Jogjakarta yang diduga sebagai biang keladinya orang hilang akhir-akhir ini disinyalir sudah ber...
-
HAURWANGI- Pilkades Center Haurwangi (PCH) menyoroti soal penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2016 di Kabupaten Cianj...

Tidak ada komentar: