Awas! Kasus AZ dan AM Dipolitisir

ILUSTRASI
CIANJUR – Dikeluarkannya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan oknum anggota DPRD Cianjur, yang tertangkap tim Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar), Minggu (6/12), rawan dipolitisir.
Pengamat Politik Cianjur, Rizki Hergia Sampurna mengatakan, kasus operasi tangkap tangan (ott) yang dikeluarkan lagi akan mudah dipolitisir, dan memang nampaknya sarat akan muatan politik. “Kalau benar mereka ott dengan barang bukti yang jelas, maka keputusan pihak berwenang mengeluarkan lagi jelas menjadi tanda tanya besar,” ucapnya.
Menurutnya, pihak berwenang harus memberikan penjelasan khususnya dari aspek hukum, terkait pengeluarkan dua oknum pejabat yang telah ditangkap. “Kenapa setelah ott, yang bersangkutan dapat keluar lagi. Kalau sudah ott biasanya berwenang punya barang bukti yang valid. Sangat jarang terjadi ott meleset. Karena pertimbangan untuk ott data dan buktinya sudah valid. Ketika dikeluarkan lagi justru jadi pertanyaan. Apa tidak ada kekhawatiran yang bersangkutan berusaha menghilangkan sejumlah barang bukti atau data penting lainnya,” ujarnya.
Ditegaskannya, pihak berwenang harus bisa meyakinkan masyarakat bahwa ott dan juga keputusan tuk mengeluarkan, lepas dari kepentingan politik. “Ketika kasus seperti ini terjadi menjelang pilkada jelas akan menimbulkan kegaduhan. Dua oknum pejabat itu secara moril harus segera mundur. terlepas dari benar atau tidak, itu nanti proses hukum akan membuktikannya,” pungkasnya.(*/jun)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top