Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Jakarta Diserang, Cianjur Waspada
Jakarta Diserang, Cianjur Waspada
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 15 Januari 2016 |
Berita Utama
CIANJUR – Situasi
mencekam terjadi di kawasan Sarinah Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Suara desingan peluru terus terdengar di telinga
menyusul terjadinya aksi pengeboman terhadap pos polisi yang dilakukan oleh
sekelompok orang tak dikenal.
“Terjadinya aksi baku tembak
tersebut dilakukan antara pengendara motor trail berbaju hijau dengan sejumlah
anggota kepolisian,” singkat salah seorang anggota Lembaga Pertahanan Nasional
(Lemhanas) yang dihubungi Radar Cianjur, kemarin (14/1) yang menghubungi
rekannya di lokasi kejadian.
Pria berperawakan tinggi besar yang
enggan disebutkan namanya itu melaporkan, pelaku aksi terorisme yang
melancarkan aksinya sekitar pukul 11.35 WIB, diduga berjumlah 14 orang dan
memakai senjata api tipe AK-47.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Ukhuwah Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, Aang Abdul Rauf menegaskan, tindakan
terorisme semacam itu bukan merupakan ajaran Islam. Ia pun meminta agar
perbuatan yang merugikan orang lain seperti itu tidak dikait-kaitkan dengan
Islam.
“Tak bisa dipungkiri bahwa tindakan terorisme sudah terjadi
dimana-mana, baik di Asia maupun di Eropa. Alangkah lebih baik jika kita tidak
terpancing pihak-pihak yang mengancam keutuhan umat Islam,” tegas Aang.
Ia menilai, akibat perbuatan terorisme tersebut yang
seringkali mengatasnamakan jihad, tak jarang di negara-negara lain, Islam
selalu dikaitkan dengan teroris.
“Melakukan jihad sejatinya bisa dilakukan dengan cara yang
damai, bukan melalui cara-cara yang merugikan, mengancam hingga mencelakakan
orang lain. Apalagi sampai melakukan aksi bunuh diri,” imbuhnya.
Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri 300/Raider
Banjar Kedaton (Danyonif 300/RBK), Mayor Inf Dody Triyo Hadi mengajak seluruh
komponen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pergerakan dan perkembangan
teroris di lingkungan sekitar.
“Teroris jelas-jelas musuh bangsa. Kita awasi bersama,
upaya mencegah aksi mereka akan menyelamatkan banyak nyawa tak berdosa,” papar
Dody.
Ia menambahkan, pencegahan aksi juga perlu dilakukan dengan
menjaga sanak saudara dari upaya rekrutmen dan cuci otak paham terorisme yang
akhirnya hanya dijadikan mesin-mesin pembunuh bangsa kita sendiri.
“Pencegahan harus kita lakukan bersama-sama. Masyarakat
jangan merasa malu atau segan untuk segera melapor kepada pihak TNI atau Polri
apabila melihat tanda-tanda keberadaan teroris di sekitar tempat tinggalnya,”
pesan Danyon.
Terpisah, Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu
mengatakan, hingga kini pihaknya sudah melakukan langkah preventif dengan
melakukan razia terhadap sejumlah pengendara yang melintas di Cianjur yang
dikhawatirkan membawa barang-barang yang mencurigakan.
Terkait hal ini, organisasi masyarakat (ormas) Islam
terbesar di Cianjur, yakni Front Pembela Islam (FPI) Cianjur, melalui Wakil
Kepala Bidang (Wakabid) Organisasi, Habib Idrus Alattas, menyampaikan bahwa FPI
Cianjur tidak mendukung gerakan apapun yang pada akhirnya mendiskreditkan
Islam, baik di wilayah pusat, maupun di Cianjur.
“Mari bersikap lebih bijak, tenang, namun waspada. Pada
awal tahun ini ada banyak kejadian yang tidak menyenangkan. Di Cianjur sendiri
ada banjir dan longsor, jangan sampai menjadikan tahun ini sebagai tahun yang
buruk dengan terkena pancingan-pancingan merugikan,” tegasnya. (lan/cr2/cr1/blx)
Populer
-
CIANJUR- Bingung cari jasa perjalanan?, Cianjur Travel di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Cianjur solusinya. Selain menyediakan tiket pesawa...
-
CIANJUR-Tiga siswa SMAN 1 Cianjur berhasil mendapatkan nilai ujian nasional tertinggi. Ketiga siswa itu diantaranya, Muhammad Audie (1...
-
JAKARTA - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mendeklarasikan diri menolak turnamen-turnamen yang digelar. Mereka yang me...
-
HAURWANGI- Yayasan Agenda Hijau Indonesia (YAHI) Kabupaten Cianjur, mewakili kelompok tani desa di Kecamatan Haurwangi turut soroti Program...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
CIANJUR-Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengatur kebijakan baru terkait biaya pernikahan sejak beberapa ...
-
Ahmad Muzani JAKARTA-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi member...
-
JAKARTA-Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono menyambangi Istana Negara, Senin (11/1) sore. Ia mengaku diundang Pre...


Tidak ada komentar: