Radar Cianjur »
Nasional
»
Puluhan Ribu Honorer K2 Bodong Gigit Jari
Puluhan Ribu Honorer K2 Bodong Gigit Jari
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 09 Februari 2016 |
Nasional
JAKARTA-Berbagai cara dilakukan agar bisa menjadi CPNS. Tidak
sedikit yang memanfaatkan peluang, bahkan dengan ‘nyelip’ sebagai peserta tes
tenaga honorer K2.
Kalau dalam seleksi awal mereka bisa lolos, tetapi dalam
saringan akhir, mereka ketahuan sehingga batal diangkat menjadi CPNS.
Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman
Suryatman mengungkapkan, dari sekitar 210 ribu peserta tes yang lulus, sekitar
30 ribu di antaranya tidak bisa mengikuti proses pemberkasan di Badan
Kepegawaian Negara (BKN).
“Sekitar 170 ribu sudah pemberkasan oleh BKN,” ujarnya, Senin
(8/2).
Pasalnya, mereka tidak memenuhi kriteria sebagai tenaga honorer
K2. Tepatnya 3 November 2013 sebanyak 605.179 tenaga honorer K2 mengikuti tes
kompetensi dasar (TKD) dengan sistem lembar jawaban komputer (LJK). Karena tenaga honorer K2 ialah tenaga honorer
yang sudah mengabdi paling tidak sejak 2004, yang notabene kebanyakan sudah
berumur di atas 40 tahun, maka materi tesnya tidak sama dengan pelamar CPNS
dari jalur regular, yang rata-rata masih belia.
Tenaga honorer K2 saat itu mendapat prioritas untuk melamar PNS.
Mereka hanya perlu memenuhi pesyaratan administratif dan juga mengikuti TKD.
Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 56 tahun 2012 Tentang
Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor
48 Tahun 2005 Tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai
Negeri Sipil.
"Rupanya, hal itulah yang mendorong banyak orang yang
mengaku-ngaku sebagai THK2. Tidak sedikit yang mencoba peruntungan, mengakali
panitia seleksi dan mendesak agar bisa diikutkan dalam tes. Ini terlihat pasca test kemampuan dasar bagi
para tenaga honorer K2. Dari sekitar 210 ribu peserta yang lulus TKD, sekitar
30 ribu di antaranya tidak memenuhi persyaratan atau bodong," kata
Herman.(esy/jpnn)
Populer
-
CIANJUR- Tim sepakbola katagori usia 10 tahun (U-10) peserta didik asuhan SSB Atep 7 Kabupaten Cianjur, menjuarai piala Rektor IPDN dan A...
-
Salurkan Bantuan ke Sindangbarang Peduli : Pengurus DPD NasDem Cianjur memberikan bantuan untuk korban bencana alam di Desa Girimu...
-
CIANJUR–Vonis Pengadilan Negeri Cianjur terhadap Wawan Suherlan (32) warga Kampung Gunung Putri RT/RW 05/08 Desa Sukatani, Kecamata...
-
CIANJUR -Sedikitnya empat orang terduga penyalahguna narkoba jenis shabu-shabu dan obat-obatan daftar jenis G diamankan Badan Narkotika ...
-
PS TNI 0-3 Persib BOGOR-Stadion Pakansari Bogor, kembali jadi saksi kemenangan Persib, saat duel dengan tuan rumah PS TNI, Minggu ...
-
CIANJUR-SDN Langensari Cianjur, membiasakan siswanya dari kelas 1-6 membaca Asmaul Husna dalam, sebelum belajar dimulai. Kepala ...
-
CIANJUR-Seluruh anggota DPRD Cianjur hingga kini masih disibukan dengan serangkaian agenda penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)...
-
KARANGTENGAH – Warga Desa Babakancaringin, Kecamatan Karangtengah, khususnya Karangtaruna Kedusunan 3, memintapihak perusahaanPT Harves...


Tidak ada komentar: