Radar Cianjur »
Nasional
»
Bongkar Tiga Sindikat Narkoba Internasional
Bongkar Tiga Sindikat Narkoba Internasional
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 21 April 2016 |
Nasional
JAKARTA-Badan Narkotika Nasional (BNN)
baru saja membongkar tiga jaringan pengedar narkotika sindikat internasional.
Dari penindakan tiga sindikat narkoba internasional yang punya jejaring di
Malaysia, Nigeria dan Taiwan itu, BNN menyita
13,9 kilogram sabu-sabu dan membekuk tujuh tersangka.
Kepala BNN Komjen Budi Waseso dalam
rilis kasus di kantornya di bilangan Cawang, Jakarta Timur mengatakan,
pengungkapan itu merupakan hasil penelusuran di beberapa lokasi. “Yakni di
Berau, Bone, Yogyakarta dan Tangerang," katanya, Rabu (20/4).
Pria yang biasa disapa Buwas ini
menjelaskan, untuk pengungkapan sindikat narkoba internasional asal Malaysia
berawal ketika BNN pada 4 April lalu membekuk HEN (31). Dari penelusuran BNN, HEN
merupakan kurir yang membawa sabu-sabu dari Malaysia dengan tujuan ke
Samarinda. Ia berencana menempuh rute Tarakan - Tanjung Selor - Samarinda.
Namun saat HEN melintas di Berau,
Kalimantan Timur, petugas langsung membekuknya. Bersama HEN ada pula seseorang
berinisial ASH (41) yang bertugas sebagai pengawas peredaran sabu-sabu.
"Dari mereka kami berhasil menyita
sabu seberat 2,839 gram. Setelah dilakukan pendalaman, kami juga berhasil
mengamankan kembali sabu-sabu seberat 8.000 gram,” tutur Buwas.
Dari pengembangan penyidikan, ternyata
HEN dan ASH merupakan anggota sindikat narkoba yang dikendalikan oleh seorang
napi yang kini mendekam di lapas Tarakan, Kalimantan Utara. “Ini masih kami
kembangkan," ujarnya.
Selain itu BNN pada Kamis pekan lalu
(14/4) menggagalkan transaksi sabu-sabu seberat 688,7 gram di depan sebuah ruko
di daerah Poris, Tangerang yang melibatkan jaringan Nigeria. Tersangkanya
adalah YAK (37) dan ISK (39) yang kini sudah ditahan.
Buwas menjelaskan, untuk kasus narkoba
di Tangerang itu bermula ketika anak buahnya mengintai YAK di sebuah hotel di
Yogyakarta. Dia terendus hendak membawa sabu-sabu ke Jakarta untuk ISK.
Dari YAK dan ISK, penelusuran BNN
mengarah ke DS (36) dan LN (36), seorang warga Afrika Selatan. DS dibekuk di
sebuah apartemen di Karawaci, Tangerang, sedangkan LN ditangkap di Dagen, Yogyakarta.
Populer
-
CIANJUR- Bingung cari jasa perjalanan?, Cianjur Travel di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Cianjur solusinya. Selain menyediakan tiket pesawa...
-
CIANJUR– Rabu (20/4) kemarin, sedikitnya 55 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkaitan dengan penyelenggaraa...
-
JAKARTA - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mendeklarasikan diri menolak turnamen-turnamen yang digelar. Mereka yang me...
-
CIANJUR - Organisasi masyarakat Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) terus menjadi sorotan. Di beberapa daerah, organisasi masyarakat yang ...
-
Pemilik Toko Sahabat, Andre , melayani konsumen CIANJUR – Helm merupakan aksesoris terpenting bagi para pengendara sepeda motor, ka...
-
PELAYANAN persampahan kebersihan dipungut retribusi atas pelayanan pengelolaan di daerah. Retribusi dikenakan kepada kepala keluarga ata...
-
HAURWANGI- Pilkades Center Haurwangi (PCH) menyoroti soal penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2016 di Kabupaten Cianj...
-
BAGI warga SMAN 1 Cianjur, pria yang satu ini sudah tidak asing lagi. Pasalnya, sosoknya yang dikenal sangat bersahaja dan humoris ini...

Tidak ada komentar: