Radar Cianjur »
Nasional
»
Panitera PN Jakpus Terima Rasuah, Gedung MA Digeledah
Panitera PN Jakpus Terima Rasuah, Gedung MA Digeledah
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 22 April 2016 |
Nasional

JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK) langsung tancap gas pasca-penangkapan atas Panitera Pengadilan Negeri
Jakarta Pusat (PN Jakpus) Edy Nasution dan seorang swasta Doddy Aryanto Supeno.
Sejak kemarin (20/4) hingga hari ini (21/4), komisi antirasuah itu menggeledah
sejumlah lokasi untuk kepentingan penyidikan.
“Tim melakukan penggeledahan di empat
lokasi,” kata Agus Rahardjo di KPK,
Kamis (21/4).
Sejumlah lokasi yang disasar penyidik
KPK antara lain kantor PN Jakpus dan Mahkamah Agung. Sedangkan dari pihak
swasta, lokasi yang disasar adalah kantor PT Paramount Enterprise International
dan sebuah rumah di Jalan Hang Lekir, Jakarta Selatan.
Dari serangkaian penggeledahan itu KPK
menyita sejumlah barang bukti. Selain dokumen terkait, ada pula sejumlah uang.
“Tim menyita dokumen dan sejumlah uang.
Jumlah uangnya belum dihitung oleh tim dan akan dikonfirmasi kepada sejumlah
pihak,” kata Agus.
Populer
-
CIANJUR- Bingung cari jasa perjalanan?, Cianjur Travel di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Cianjur solusinya. Selain menyediakan tiket pesawa...
-
CIANJUR-Tiga siswa SMAN 1 Cianjur berhasil mendapatkan nilai ujian nasional tertinggi. Ketiga siswa itu diantaranya, Muhammad Audie (1...
-
JAKARTA - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mendeklarasikan diri menolak turnamen-turnamen yang digelar. Mereka yang me...
-
HAURWANGI- Yayasan Agenda Hijau Indonesia (YAHI) Kabupaten Cianjur, mewakili kelompok tani desa di Kecamatan Haurwangi turut soroti Program...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
CIANJUR– Rabu (20/4) kemarin, sedikitnya 55 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkaitan dengan penyelenggaraa...
-
CIANJUR-Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengatur kebijakan baru terkait biaya pernikahan sejak beberapa ...
-
Ahmad Muzani JAKARTA-Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi member...

Tidak ada komentar: