Peringatan Hari Kartini ala Damkar Cianjur




  
CIANJUR-Delapan orang wanita penakluk api yang tergabung dalam satuan Srikandi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cianjur, menggelar simulasi pemadaman di salah satu tanah lapang kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Jebrod, Cianjur.

Mereka adalah Desi Purnama (28) asal Kampung Kebonsawo, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Novia Ismiati Dewi (24) asal Kampung Bojong, Desa Bojong, Karangtengah, Erisa Rahayu (20) asal Kampung Tipar, Desa Ciwalen, Warungkondang, Ratih Purnama (24) Kampung Barisan Banteng, Desa Solokpandan, Kecamatan Cianjur, Sri Wulan Selly (19) asal Cikidang, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Anggraeni Karunia Putri (18) asal Kampung Jangari, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Nurjanah (30) asal Kampung Sarongge, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Intan Purnamasari (24) asal Kampung Tegalega, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas.

Simulasi tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini yang turut pula dirayakan oleh para Srikandi Damkar Cianjur. Saat menggelar simulasi, mereka yang tergolong baru dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Damkar ini didampingi hampir oleh seluruh jajaran anggota Damkar berseragam lengkap. Mulai dari komandan pos, sampai unsur Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur yang membidangi Damkar.

Komandan Regu (Danru) Srikandi, Desi Purnama mengungkapkan, menyongsong hari kartini, pihaknya ingin membuktikan bahwa profesi seorang anggota Damkar mapupun BPBD dalam bekerja tidak mendapat perbedaan, namun sebaliknya.

“Pada dasarnya, kami memang senang mengabdikan diri kepada masyarakat. Meskipun seringkali harus meninggalkan keluarga saat bertugas, tapi ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri,” kata perempuan tomboy tersebut.

Memaknai Hari Kartini, masih kata Desi didampingi seluruh rekan sejawatnya, Desi menilai perempuan-perempuan Kartini Modern saat ini harus meneruskan semangat pendahulunya yang mampu menegaskan bahwa derajat perempuan sejajar dengan laki-laki. Otomatis, para Srikandi ini menunjukan bahwa tugas Damkar yang identik dengan kaum pria, kini mampu ditunaikan oleh kaum wanita.

“Sebagai wanita perkasa masa kini, kita harus menunjukan bahwa kita mampu berkarir dan berkarya tanpa harus meninggalkan tanggung jawab kita sebagai seorang perempuan,” ujar Desi yang diwawancarai usai simulasi, kemarin.

Mereka adalah para wanita penakluk api yang tak jarang harus mempertaruhkan nyawa saat bertugas. Namun disisi lain, mereka juga tetaplah seorang wanita, seorang ibu dari anak-anaknya, seorang anak perempuan yang berbakti kepada kedua orang tuanya. Para anggota Srikandi ini mau tak mau dituntut untuk mampu memilah tanggung jawab mereka dalam menjalankan tugas, juga sebagai kaum hawa yang bertanggungjawab terhadap keluarga.

“Hal itu tidak kami jadikan kendala, karena kami memang senang bisa menolong masyrakat yang terkena bencana. Ini lebih kepada panggilan jiwa, sehingga dalam menjalankannya kami tidak merasa terbebani,” pungkas Desi.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Cianjur, Dadi Rustandi mengungkapkan, institusi Damkar yang berada dibawah koordinasi BPBD dianggap sebagai salah satu institusi yang perlu mendapat perhatian agar dalam setiap menjalankan tugasnya, yang bukan hanya mengatasi kebakaran, institusi Damkar dapat berperan lebih baik lagi ditengah-tengah masyarakat Cianjur.

“Awalnya mereka dilatih untuk tenaga administrasi, namun melihat potensinya yang cukup besar, mereka juga mampu terjun ke lapangan saat terjadi kebakaran. Apalagi kali ini bertepatan dengan momen hari Kartini, tentu kita fasilitasi,” ungkap Dadi didampingi Kasi Pencegahan BPBD Cianjur, Rokhmat.

Informasi yang dihimpun, untuk tahun-tahun mendatang, pihak BPBD Cianjur rencananya akan kembali melakukan penambahan jumlah anggota Srikandi Damkar dengan melakukan rekrutmen calon-calon anggota Srikandi Damkar.

“Sekarang para anggota Srikandi ini sudah disebar di beberapa Mako. Pola pendidikannya sendiri tidak dibedakan, sama dengan pola pendidikan terhadap calon anggota laki-laki. Semoga saja kedepan, Damkar Cianjur dapat semakin lebih baik lagi,” harap Dadi.(lan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top