Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Suka-Duka Istri Prajurit
Suka-Duka Istri Prajurit
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 21 April 2016 |
Berita Utama

CIANJUR-Hari
Kartini bisa dibilang merupakan momentum hari lahirnya kaum perempuan dimana
perempuan mulai diakui keberadaannya. Istilah itu kini lebih dikenal dengan
istilah Emansipasi Wanita. Demikian yang dikatakan Maria Utari Zainal (35) atau
yang akrab disapa Ria Fikri, istri dari Komandan Batalyon Infanteri 300/Raider
Banjar Kedaton (Yonif 300/Raider), Letkol Inf Fikri Ferdian.
Menurut
Ria, kaum perempuan saat ini bisa lebih bebas menyuarakan ide-ide dan inspirasi
yang dimiliki seraya membangun karir serta menempuh pendidikan, bersekolah
setinggi-tingginya, atau dengan kata lain, sejajar dengan kaum pria.
“Berkaitan
dengan itu, saya memaknainya dengan terus berkarya di semua bidang yang saya
bisa,” kata Ria kepada Radar Cianjur, kemarin.
Seperti
diketahui, Ria saat ini diberikan amanah sebagai Ketua Persatuan Istri Tentara
(Persit) Cabang XL Persit Yonif Raider 300 Brajawijaya. Dalam tugasnya itu, Ria
harus terus memberikan inspirasi positif kepada semua anggotanya untuk terus
berkarya dan berprestasi.
Alhasil,
berkat tangan dingin perempuan kelahiran Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di
Kalianda, sebuah kota kecil diujung pulau Sumatera, Ria berhasil meraih juara
ketiga dalam Lomba Pos KB pada perayaan HUT Persit di Kodam III Siliwangi. Tak
hanya itu, Persit Yonif Raider 300 Brajawijaya juga mampu meraih dan Juara
Ketiga dalam Lomba Rumah Sehat tingkat Kodam III Siliwangi.
“Mudah-mudahan
kemenangan ini dapat menjadi contoh hingga terus memberikan motivasi dan
semangat untuk terus berkarya guna mendukung tugas mulia kami sebagai seorang
istri prajurit, seorang kaum perempuan,” harap Ria yang gemar membaca dan
berolahraga tersebut.
Saat
ditanya tentang suka dan dukanya selama menjadi istri seorang prajurit, Ria tak
segan-segan berbagi beberapa pengalamannya. Sudah banyak orang mengetahui bahwa
seorang prajurit sangat familiar dengan istilah berpindah tempat tatkala
menjalankan tugasnya hingga tak jarang keluarga juga ikut berpindah.
“Mengingat
tugas prajurit yang sering berpindah lokasi penugasan, kami jadi bisa keliling
Indonesia, bahkan keliling dunia,” ulasnya.
Sejak
menikah pada 3 September 2005 silam, Ria mengaku sudah memiliki segudang
pengalaman berharga. Bahkan, disela candaannya, selama menjadi istri seorang
prajurit, Ria mengaku bisa menyalurkan hobinya yang terpendam, yakni
travelling. Ria dan Fikri diketahui telah dikaruniai satu orang putri berusia
sembilan tahun dan satu orang putra berusia enam tahun.
“Saya
pernah ikut bapak waktu mengikuti pendidikan sekolah lanjutan perwira di
Singapura. Lalu pada saat bapak Sekolah Staf dan Komando di Korea Selatan. Saya
dan anak-anak ikut mendampingi bapak selama kurang lebih 1,5 tahun disana,”
kenang Ria.
Ia
merasa bersyukur, pasalnya, pengalaman berharga yang ia alami bersama keluarga
kecilnya itu tidak serta merta dapat dialami pula oleh keluarga lainnya yang
seprofesi.
Saat ditanya mengenai pengalaman yang kurang menyenangkan, Ria
mengaku hal tersebut tidak ia anggap sebagai suatu kendala, melainkan
tantangan.
“Tahun
2011, saya dan anak-anak ditinggal beliau yang tengah menempuh Military
Observers di Sudan, Afrika Utara selama kurang lebih satu tahun,” papar dia.
Ria
dan suaminya yang berada di benua hitam itu kerap berkomunikasi melalui berbagai
media, baik melalui media sosial, ataupun media lainnya. Saat mendapati
jaringan koneksi yang cukup memungkinkan, Ria mengaku sering berkomunikasi
dengan suaminya melalui Skype ataupun Yahoo Messenger.
“Nah,
semoga saja ini bisa menjadi contoh untuk seluruh kaum hawa. Siapapun kita,
apapun profesi dan aktivitasnya, kita harus membuktikan bahwa kita bisa terus
berkarya dan berprestasi tanpa melupakan kodrat kita sebagai seorang
perempuan,” tutup Ria berpesan. (lan)
Populer
-
CIANJUR- Bingung cari jasa perjalanan?, Cianjur Travel di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Cianjur solusinya. Selain menyediakan tiket pesawa...
-
CIANJUR– Rabu (20/4) kemarin, sedikitnya 55 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkaitan dengan penyelenggaraa...
-
JAKARTA - Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mendeklarasikan diri menolak turnamen-turnamen yang digelar. Mereka yang me...
-
CIANJUR - Organisasi masyarakat Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) terus menjadi sorotan. Di beberapa daerah, organisasi masyarakat yang ...
-
Pemilik Toko Sahabat, Andre , melayani konsumen CIANJUR – Helm merupakan aksesoris terpenting bagi para pengendara sepeda motor, ka...
-
PELAYANAN persampahan kebersihan dipungut retribusi atas pelayanan pengelolaan di daerah. Retribusi dikenakan kepada kepala keluarga ata...
-
HAURWANGI- Pilkades Center Haurwangi (PCH) menyoroti soal penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2016 di Kabupaten Cianj...
-
BAGI warga SMAN 1 Cianjur, pria yang satu ini sudah tidak asing lagi. Pasalnya, sosoknya yang dikenal sangat bersahaja dan humoris ini...

Tidak ada komentar: