Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Laporan: HERLAND HERYADIE – MOCHAMAD SUYUDHI, Cianjur
Laporan: HERLAND HERYADIE – MOCHAMAD SUYUDHI, Cianjur
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 19 Mei 2016 |
Berita Utama
Momentum perhelatan
akbar Serah Terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Cianjur yang
dilangsungkan pada Rabu (18/5) kemarin nampaknya menjadi magnet tersendiri buat
seluruh kalangan masyarakat Cianjur. Nyatanya, hajatan pendopo tersebut bukan
hanya milik mereka yang ingin menyaksikan proses peralihan kekuasaan, bukan
hanya buat mereka yang bertugas, bukan hanya buat mereka yang ingin berwisata
kuliner gratis, bukan pula buat mereka yang berseragam dan berdandan mentereng.
Hajatan kala itu
juga merupakan lahan basah bagi mereka, para pemulung yang saat itu mengincar
sisa-sisa sampah plastik, kardus, ataupun sisa sampah lainnya yang mereka
anggap masih berharga untuk mereka jual kembali. Bisa dimaklumi, memang kondisi
sekitaran komplek pendopo kala itu dipenuhi sampah.
Salah seorang
pemulung, Asmadi (35) misalnya. Ia beserta rekan-rekan seprofesinya nampak
menjaga sekarung sisa sampah plastik bekas minuman, serta setumpuk kardus
bekas. Rekan Asmadi yang wanita dan malu untuk menyebutkan namanya bahkan
berkeliling tanpa sedikitpun merasa gengsi.
“Mau bagaimana
lagi, ini karena kebutuhan ekonomi. Acara bupati ini kesempatan yang sangat
bagus untuk mengambil botol-botol bekas minuman. Hasilnya, ya saya jual untuk
biaya makan dan kebutuhan keluarga,” aku Asmadi.
Kapolres Cianjur,
AKBP Asep Guntur Rahayu pun saat diwawancarai turut mengamini bahwa hajatan
saat itu memang merupakan hajatan masyarakat Cianjur, tanpa terkecuali.
Menurutnya, masyarakat memang antusias dalam menyongsong momentum kali ini.
“Momen seperti ini
kan adanya sesekali, tidak setiap hari, jadi akan sangat mengundang animo
masyarakat tanpa terkecuali,” ungkap Kapolres.
Namun demikian,
sambung Asmadi, seolah tak sedikitpun mempedulikan profesinya saat ini, ia
berharap Bupati Cianjur kedepan dapat menjawab berbagai kebutuhan masyarakat
miskin seperti dia dan keluarganya.
“Kita maunya sih
minta keadilan dan ada perubahan untuk rakyat kecil kayak kita. Mungkin bisa
jualan atau diberi pekerjaan dengan penghasilan yang layak. Minimal untuk makan
sehari-hari,” harapnya.
Satu lagi pemulung
yang enggan menyebut namanya bahkan menyampaikan hal yang cukup mencengangkan.
Ia yang tidak memiliki tempat tinggal itu mengaku, sudah berlangganan tidur
disekitaran komplek pendopo, tepatnya di emperan toko sepanjang Jalan Siliwangi
dengan alas seadanya.
“Kita suka tidur
dekat kantor Pemda, tepatnya di seberang toko Tiara dengan bahan seadanya.
Kadang-kadang juga berpindah tempat,” kata pemulung yang masih berbadan tegap
itu.
Sedikitnya enam
orang pemulung yang berburu sampah di komplek pendopo tersebut dengan kompaknya
mengaku ingin sekali merubah nasib mereka. Bahkan ada yang memulung sambil
menarik becak.
“Tapi sekaramg
narik becak kan sudah mulai sepi, makanya saya bersama istri saya jalanin
kerjaan seperti ini,” timpal Asmadi. (**)
Populer
-
WARU N GKONDANG – Jalan Desa Ciwalen di Kecamatan Warungkondang berada dalam kondisi nyaris putus , p asalnya gorong- gorong ya...
-
TAMPIL di kompetisi elite Liga Primer Inggris, seolah mimpi yang jadi nyata bagi penyerang Leicester City. Apalagi, timnya kian ...
-
KARANGTENGAH – Kegiatan memancing yang banyak digemari masyarakat Cianjur, menjadi lahan pencarian keuntungan bagi sebagian orang, sep...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
BARANG bukti hasil OTT pungli diamankan Polres Cianjur CIANJUR- Satgas Saber Pungli Kabupaten Cianjur masih mengusut dugaan keterlibat...
-
Cianjur memiliki luas wilayah yang cukup besar. Hal tersebut tentunya perlu ditunjang dengan pelayanan publik yang efektif, terutam...
-
CIPANAS - Pengembangan ikan koi di Sindanglaya Kecamatan Cipanas kini semakin maju. Bahkan pemasarannya sudah terkenal hingga luar nege...
-
Momentum perhelatan akbar Serah Terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Cianjur yang dilangsungkan pada Rabu (18/5) kemarin ...

Tidak ada komentar: