Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Tengok Bapak Sakit, Motor Digondol Maling
Tengok Bapak Sakit, Motor Digondol Maling
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 19 Mei 2016 |
Metro Cianjur

CIANJUR- Pencurian
kendaraan bermotor (curanmor) di Cianjur kembali terjadi. Seperti yang dialami
oleh Ahmad Sandi (27) yang harus merelakan kepergian motornya di Jalan Abdulah
Bin Nuh, Cianjur, tepatnya samping kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Rabu
(18/5) kemarin pukul 06.30 WIB.
Ia menjelaskan, motornya
raib oleh dua orang tak dikenal tengah ia menghampiri kediaman bapaknya.
"Saya parkir di tepi jalan, mau menengok bapak yang sedang sakit di rumah.
Ketika setelah selesai itu dan mau ke arah motor, saya melihat dari kejauhan
bahwa motor sedang dinyalakan oleh dua pencuri itu," ungkapnya.
Ia pun sempat mengejar
motor jenis Yamaha Mio warna biru miliknya dengan nomor polisi F 6256 YW
bersama ibu kandungnya, namun pelaku tersebut tak terkejar. "Setelah satu
menit kurang saya sampai jalan, saya langsung memberhentikan mobil patroli
Polres Cianjur dan meminta melapor kehilangan motornya, serta meminta untuk
mengejar," ujar Ahmad.
Ia mencurahkan
kekecewaaannya karena patroli yang diminta tolong tidak bisa membantu mengejar
pelaku curanmor tersebut. "Kata petugas patroli yang di dalam mobil
katanya saya disuruh melapor ke Polres aja langsung," tuturnya.
Saat kejadian pun, ada
saksi mata yang melihat saat kendaraan milik Ahmad dicuri. Dan ia pun langsung
membantu Ahmad untuk mengejar pelaku curanmor. Setelah lamanya, ia pun tak kunjung
berhasil mengejar curanmor tersebut dan melapor ke Pihak Kepolisian Polres
Cianjur.
Menurut saksi mata, Arifin
mengatakan, memang tadi ada motor yang menghamipiri motor Ahmad. "Karena
saya tidak terlalu curiga, jadi gak menyangka bahwa dua orang yang mengendarai
motor tersebut baru membobol motor korban dengan cepat dengan sekian detik dan
membawa lari motor tersebut," kata pria yang akrab dipanggil Ipin.
Menurutnya, adapun teman
saya tadi yang mulai mengetahui kejadian tersebut. Sebab seorang ibu dan Ahmad
berteriak dari kejauhan. "Saya pun tak menyangka bahwa teriakan itu untuk
sang maling, saya kira ada apa seorang ibu lari yang sambil membawa
parang," tutupnya.
Terkait respon atau reaksi
yang dilakukan petugas patroli, Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu
mengungkapkan, akan mencari tahu alasan tepat anggotanya mengarahkan korban ke
Polres Cianjur. Pasalnya, beragam kemungkinan bisa timbul sehingga petugas
tidak mengejar langsung.
“Kami tidak bisa langsung
menghakimi petugas ini bersalah atau tidak, kami akan cari tahu dulu,” paparnya
kepada Radar Cianjur. Menurutnya, tujuan petugas mengarahkan korban segera
melapor agar pergerakan pelaku dapat dibatasi.
Komunikasi antar anggota
di polsek dan di jalan terbilang mampu untuk menjaring gerak pelaku. “Anggota
kita ada yang di jalan dan di polsek-polsek. Untuk itu perlu adanya laporan
agar dapat segera ditindaklanjut,” tambah Kapolres. (cr2/lan)
Populer
-
WARU N GKONDANG – Jalan Desa Ciwalen di Kecamatan Warungkondang berada dalam kondisi nyaris putus , p asalnya gorong- gorong ya...
-
TAMPIL di kompetisi elite Liga Primer Inggris, seolah mimpi yang jadi nyata bagi penyerang Leicester City. Apalagi, timnya kian ...
-
KARANGTENGAH – Kegiatan memancing yang banyak digemari masyarakat Cianjur, menjadi lahan pencarian keuntungan bagi sebagian orang, sep...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
BARANG bukti hasil OTT pungli diamankan Polres Cianjur CIANJUR- Satgas Saber Pungli Kabupaten Cianjur masih mengusut dugaan keterlibat...
-
Cianjur memiliki luas wilayah yang cukup besar. Hal tersebut tentunya perlu ditunjang dengan pelayanan publik yang efektif, terutam...
-
CIPANAS - Pengembangan ikan koi di Sindanglaya Kecamatan Cipanas kini semakin maju. Bahkan pemasarannya sudah terkenal hingga luar nege...
-
Momentum perhelatan akbar Serah Terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Cianjur yang dilangsungkan pada Rabu (18/5) kemarin ...

Tidak ada komentar: