Meliput Sertijab kok Dihadang?


CIANJUR-Komplek Pendopo Kabupaten Cianjur menjadi saksi proses Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati Cianjur pada Rabu (18/5) kemarin. Peralihan kekuasaan dari Tjetjep Muchtar Soleh kepada putranya, Irvan Rivano Muchtar berjalan cukup khidmat. Kini, Irvan resmi menjadi orang nomor satu di Cianjur.

Menggunakan setelan putih-putih, dengan seragam lengkap, setibanya di komplek pendopo, Irvan bersama Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman nampak didampingi oleh istrinya masing-masing. Saat berjalan menuju Aula Pendopo, Irvan yang berjalan sambil diiringi lagi kebangsaan terlihat matanya berkaca-kaca.
Mereka kemudian memasuki Aula untuk melangsungkan proses sertijab.

Namun sayangnya, saat hendak mengabadikan momen sertijab, sejumlah insan media sempat dihadang oleh petugas kepolisian yang berjaga dengan alasan ruangan penuh dan tidak bisa lagi dimasuki. Otomatis, beberapa momen tak sempat terabadikan dengan baik oleh sejumlah wartawan, terutama media televisi.

“Hubungi panitianya. Ruangan ini khusus tamu undangan. Kalau mau masuk, tunjukan dulu undangannya,” ujar salah seorang petugas kepolisian.

Nada serupa juga disampaikan oleh salah seorang panitia dari pihak Pemkab Cianjur yang di dada sebelah kanannya bertuliskan nama R Rainaldi. Menurutnya, ruangan sudah sangat mepet dan penuh hingga tidak bisa lagi dimasuki oleh siapapun. Kalaupun ingin meliput, wartawan diperbolehkan masuk dengan syarat masuk mengambil gambar secara bergantian minimal tiga hingga empat orang. “Ruangannya sudah mepet, tidak bisa masuk lagi. Paling masuk secara bergantian,” kata Rainaldi.

Saat ditanya soal kesiapan panitia menyediakan lokasi untuk insan media melakukan peliputan, dia mengungkapkan, usai sertijab akan ada sesi khusus dimana Irvan Rivano Muchtar akan menemui awak media untuk melakukan wawancara.(lan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top