Tampuk Kepemimpinan Berpindah




CIANJUR-Disambut teriakan dan tepuk tangan para pendukungnya, Irvan Rivano Muchtar (IRM) bersama pasangannya Herman Suherman, Bupati dan Wakil Bupati Cianjur periode 2016-2021, melenggang dari gerbang Pendopo Cianjur menuju aula dengan pengawalan penuh aparat keamanan untuk melangsungkan proses serah terima jabatan (Sertijab) dari Bupati Cianjur sebelumnya, yang tak lain adalah ayahnya, Tjetjep Muchtar Soleh.

Disaksikan oleh sejumlah tamu undangan dari unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Cianjur, serta undangan lainnya, proses serah terima berlangsung khidmat. Tak ketinggalan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, KH Abdul Halim turut menyampaikan pesan dalam acara tersebut.

Saat diwawacarai, Abdul Halim menilai, tidak ada hal lain yang harus dilakukan Bupati dan Wakil Bupati baru, selain fokus dan sukses dalam menjalankan visi misi serta program kerjanya, terutama di 100 hari masa kerjanya dimana mereka harus bisa memperlihatkan kinerjanya. “Katanya mau membangun infrastruktur, karena itu yang lebih dulu dirasakan di masyarakat. Maka perlihatkan,” ujar Abdul Halim.

Saat ditanya mengenai peranan MUI dalam menyokong kinerja pemerintah kedepan, pria yang juga akrab disapa Ajengan Elim itu berharap, pemerintahan kedepan dapat lebih dekat dengan masyarakat serta mengutamakan bermusyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan dan dinamika yang terjadi di Cianjur.
“Yang jelas MUI harus terlibat. Karena MUI itu bukan menjalankan tugas dari pemerintah, tapi dari Allah Ta'ala. Kalau kita tidak menjalankannya, maka kita dosa. Kita juga harus saling memberi nasehat dan bermusyawarah,” imbuh dia berpesan.

Sementara itu, usai melangsungkan Sertijab, Irvan yang secara langsung menemui awak media membeberkan program kerja unggulan yang ia beri nama Sapta Cipta yang didalamnya berisi tujuh poin utama dengan 49 indikator.

Tiga sektor utama yang akan ia genjot diantaranya sektor infrastruktur, tata ruang dan lingkunan, sektor ekonomi, serta yang terakhir sektor keagamaan. Yang paling fokus, pihaknya akan menggenjot infrastruktur guna mendongkrak perekonomian masyarakat. “Infrastruktur jalan dan ekonomi, pertanian, agribisnis serta pariwisata. Untuk infrastruktur jalan, dalam jangka waktu 3,5 tahun harus selesai,” tegas dia.

Irvan menambahkan, dari 1.300 kilometer infrastruktur jalan yang ada di Cianjur, jalan yang sudah dalam kondisi mantap baru berkisar 37 persen. Ia pun berharap, dibawah kepemimpinannya, angka tersebut akan naik hingga 60 persen sesuai standar pelayanan minimal kabupaten/kota dalam jangka waktu 3,5 tahun.

“Untuk pelayanan publik, kita akan mencoba mendengar keluhan-keluhan dari masyarakat tentang apa yang perlu ditingkatkan. Contohnya seperti pelayanan KTP, KK dan sebagainya. Kedepan, akan kita arahkan pelayanannya sampai ke daerah terpencil,” papar Irvan.

Terpisah, Tjetjep Muchtar Soleh berharap, Bupati Cianjur kedepan dapat terus melanjutkan berbagai konsep program pembangunan yang sebelumnya telah ia galakkan. Seperti misalnya rencana pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di pusat kota Cianjur yang nantinya akan dibangun ikon khas Cianjur. “Kan melanjutkan, kita membangun tidak kalah oleh Kota Bandung. Pokoknya lanjutkan,” seru Tjetjep nampak sumringah. (lan)



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top