Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Bantuan Koperasi Belum Tepat Sasaran
Bantuan Koperasi Belum Tepat Sasaran
Posted by Radar Cianjur on Sabtu, 29 Agustus 2015 |
Cianjur Raya
KADUPANDAK – Belum merata dan belum tepatnya sasaran pemberian bantuan dari
pemerintah terhadap koperasi dan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di
Kabupaten Cianjur, menjadi perhatian dan bahan investigasi Jaringan Desa
(Jardes) Cianjur. Hingga saat ini Jardes masih menemukan banyaknya UKM dengan
potensi besar para pengrajin, home
industry, pertanian, perikanan, peternakan dan lainnya, yang cenderung
terabaikan. Usaha mereka bisa dikatakan belum merdeka, dan masih berkutat
dengan dilema gali lobang tutup lobang.
Wakil Ketua Jardes Cianjur, Dahlan, mengatakan bahwa ada banyak kucuran dana
bantuan melalui koperasi, yang selama ini tidak produktif dan kuat dugaan
banyak salah sasaran. Pemberian bantuan yang terjadi dan penyalurannya hanya
diterima untuk kepentingan golongan atau sekelompok orang saja.
"Terbukti para pelaku UKM yang memang memiliki potensi belum diperhatikan. Jadi timbul dugaan bahwa bantuan yang dikucurkan selama ini tidak tepat sasaran. Anggaran bantuan menjadi tumpang tindih, dan kenyataan di lapangan banyak pelaku UKM belum menerimanya.” Jelas Dahlan pada Radar Cianjur, Jumat (28/8) kemarin.
"Terbukti para pelaku UKM yang memang memiliki potensi belum diperhatikan. Jadi timbul dugaan bahwa bantuan yang dikucurkan selama ini tidak tepat sasaran. Anggaran bantuan menjadi tumpang tindih, dan kenyataan di lapangan banyak pelaku UKM belum menerimanya.” Jelas Dahlan pada Radar Cianjur, Jumat (28/8) kemarin.
Dalam berbagai kegiatan pelatihan manajerial dan kewirausahaan, selama ini
pihak koperasi dan UKM selalu dilibatkan, akan tetapi dalam pemberian bantuan
permodalan, sedikit dari mereka yang menerimanya. Padahal, para pengusaha kecil
semisal pengrajin sangkar burung, penyedia kuliner, pengrajin jajan pasar,
produsen tahu tempe, dan lainnya, sangat sering mengeluhkan keperluan mereka
akan dana bantuan untuk tambahan modal usaha mereka.
"Perlu keseriusan pemerintah, dan koperasi harus merangkul serta memotivasi
potensi yang dimiliki para pelaku UKM di Cianjur. Selama ini pihak dinas
terkait berlaku cuek dan acuh tak
acuh, kurang memperhatikan." Tegas Pembina Jardes, Fendi Yuda.
Kondisi ini juga diakuiEti (40) dan Ikit (50), warga Kecamatan Kadupandak yang
sangat berharap agar bantuan koperasi bisa tepat sasaran, jangan sampai bantuan
diberikan bukan kepada para pelaku UKM yang memiliki potensi.
"Bila bantuan yang diberikan tepat sasaran, para pelaku UKM yang memiliki
potensi dan kemampuan tentunya bisa mempertanggungjawabkan dan memberikan timbal
balik. Bantuan yang diberikan bisa diputar untuk peningkatan usaha yang
digelutinya." Tutur Eti.
Hal senada diungkapkan Ketua Koperasi Mandiri, Tarsih, yang mengatakan bahwa
pihaknya seringkali mengajukan permohonan bantuan, tetapi selama ini hanya
sedikit yang ditanggapi dan mendapatkan realisasi.
Populer
-
Abdulatif BEBERAPA wilayah di Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak, tepatnya hari Rabu pada tanggal 27 Ju...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
SAMBUTAN: Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar berikan sambutan dalam workshop mamaos DKC di Taman Pancaniti Cianjur. FOTO : DENI ABDUL ...
-
SETELAH meraih peringkat ketiga di Piala Presiden 2017, Persib Bandung mulai merancang agenda lanjutan untuk mengisi kekosongan jelang tam...
-
Warga Cibiuk Tolak Pabrik CIRANJANG – Warga Kampung Andir RT01/09, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang , mengeluhkan proses pelaksana...
-
CIANJUR-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur membatasi dana kampanye masing-masing pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil b...
-
GEKBRONG – Dibalik jabatannya sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Muhammad Ahmad Jalal...
-
CIANJUR - Kepala Bidang Penyiapan Perumusan dan Kebijakan Reformasi Birokrasi Kementrian Aparatur Negara dan Reforasi Birokrasi (Menpan-R...


Tidak ada komentar: