Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Kades Cibiuk Bantah Jual Tanah Desa
Kades Cibiuk Bantah Jual Tanah Desa
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 25 Agustus 2015 |
Cianjur Raya
CIRANJANG – Kepala Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Yandi, membantah dan
mengklarifikasi tuduhan dan kabar burung, mengenai penjualan tanah desa.
Menurutnya, tanah tersebut bukan dijual, tetapi mau diganti dengan lahan
produktif yang lebih berkualitas. Hal ini disampaikannya kepada Radar Cianjur,
hari Minggu (23/8) lalu.
Yandi menjelaskan bahwa pergantian lahan produktif rencananya akan menjadi 2 kali lipat, yakni seluas sekitar 180 tumbak kali 14 meter, totalnya kurang lebih sekitar 2500 meter.
"Karena sudah terlanjur ramai diisukan menjual tanah desa, akhirnya tidak jadi. Saya tidak mungkin menjual tanah desa, karena itu milik warga sini, yang harus dikelola dengan baik untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) desa ini," terang Yandi.
Dia memaparkan lebih rinci lagi, sebenarnya perencanaan untuk penjualan ini sudah sekitar dua bulan sebelum puasa. Rencana memang ada yang membeli, tapi ada sebagian yang merupakan tanah desa, dan itu direncanakan untuk diganti dengan lahan produktif sebanyak dua kali lipat, bertempat di Blok Lio, Kampung Pasir Mangga, dan lahan produktif di Kampung Kepuh, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang.
"Karena menuai protes, akhirnya tidak jadi. Makanya perlu digarisbawahi, bahwa kami tidak menjual. Dan hal ini sudah disampaikan kepada BPD (Badan Permusyawaratan Desa—red) dan LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat—red). Sebelumnya sudah kita musyawarahkan terlebih dahulu," beber Yandi lagi.
Yandi menambahkan, apabila pergantian ini tidak digarap, tentunya akan rugi dan tidak masuk ke PAD. Bila pergantian terjadi, maka dalam per musim keuntungan sekitar Rp2 juta.
"Menjadi sekitar Rp4 juta selama 1 tahun, dua kali musim. Itu untuk PAD Desa Cibiuk, bukan untung kepentingan pribadi atau golongan." Pungkas Kepala Desa Cibiuk. (mat)
Yandi menjelaskan bahwa pergantian lahan produktif rencananya akan menjadi 2 kali lipat, yakni seluas sekitar 180 tumbak kali 14 meter, totalnya kurang lebih sekitar 2500 meter.
"Karena sudah terlanjur ramai diisukan menjual tanah desa, akhirnya tidak jadi. Saya tidak mungkin menjual tanah desa, karena itu milik warga sini, yang harus dikelola dengan baik untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) desa ini," terang Yandi.
Dia memaparkan lebih rinci lagi, sebenarnya perencanaan untuk penjualan ini sudah sekitar dua bulan sebelum puasa. Rencana memang ada yang membeli, tapi ada sebagian yang merupakan tanah desa, dan itu direncanakan untuk diganti dengan lahan produktif sebanyak dua kali lipat, bertempat di Blok Lio, Kampung Pasir Mangga, dan lahan produktif di Kampung Kepuh, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang.
"Karena menuai protes, akhirnya tidak jadi. Makanya perlu digarisbawahi, bahwa kami tidak menjual. Dan hal ini sudah disampaikan kepada BPD (Badan Permusyawaratan Desa—red) dan LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat—red). Sebelumnya sudah kita musyawarahkan terlebih dahulu," beber Yandi lagi.
Yandi menambahkan, apabila pergantian ini tidak digarap, tentunya akan rugi dan tidak masuk ke PAD. Bila pergantian terjadi, maka dalam per musim keuntungan sekitar Rp2 juta.
"Menjadi sekitar Rp4 juta selama 1 tahun, dua kali musim. Itu untuk PAD Desa Cibiuk, bukan untung kepentingan pribadi atau golongan." Pungkas Kepala Desa Cibiuk. (mat)
Populer
-
PANIK: Warga sempat panik mobil di pom bensi terbakar CIPANAS-Warga dan para pengguna jalan di Cipanas sempat dihebohkan dengan muncu...
-
JADI PERHATIAN: Wanita setengah telanjang berkeliaran di Cianjur kota dan menyita perhatian warga. CIANJUR dihebohkan oleh seorang ce...
-
METRO- Fenomena alam kembali bakal menyapa Indonesia. Setelah Gerhana Matahari Total (GMT) pada Maret lalu, kini warga di 124 kota, sep...
-
ILUSTRASI PEREMPUAN hamil memiliki tantangan besar mulai dari mual di pagi hari, kaki kram, sakit punggung, dan berat badan yang naik ...
-
CIANJUR–Memasuki detik-detik keberangkatan Calon Jemaah Haji (Calhaj) kemarin, pengawasan sekitar gedung asrama Kementrian Agama (Kemenag...
-
CIANJUR-Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan kebijakan kursus pranikah untuk calon pengantin, hingg...
-
LENGKAP: Salah seorang petugas marketing berdiri diantara beragam jenis sepeda motor suzuki di Dealer Resmi Suzuki Jalan KH Abdullah Bi...
-
CIANJUR-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, Polres Kabupaten Cianjur, bekerjasama deng...

Tidak ada komentar: