Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Mata Air Situ Dauan Simpan Sejarah
Mata Air Situ Dauan Simpan Sejarah
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 15 April 2016 |
Cianjur Raya
KARANGTENGAH – Keberadaan Kolam Situ
Dauan
yang berlokasi
di Kampung Tipar Babakan RT03/10, Desa Hegarmanah, membawa
berkah dan dirasakan
manfaatnya oleh warga karena mengairi hektaran lahan
pertanian milik para petani dan buruh tani. Untuk mempertahankan
kehadirannya yang bermanfaat, pada Kamis (12/04) siang kemarin,
beberapa
orang warga
sibuk bergotongroyong membersihkan area
sekitar kolam.
Kepala Desa Hegarmanah, Dedi Rahman, membenarkan bahwa ada sejarah panjang bila bercerita tentang keberadaan kolam tersebut. Salahsatunya adalah misteri tentang rembesan sumber air yang beradal dari dasar kolam, yang tak pernah surut meskipun dilanda kekeringan. Hal ini yang membuatnya menjadi sumber yang sangat bermanfaat, dan oleh karenanya warga dan perangkat desa selalu melakukan perawatan dengan kerjabakti bersama, dan itu selalu dilakukan apabila sudah banyak rumput liar atau sampah berserakan di sekitar tempat tersebut.
"Sebenarnya ada keinginan untuk membangun tempat istirahat atau sarana pertemuan masyarakat. Di atas kolam bisa dibangun seperti balai mitra cai. Mudah-mudahan ada rejekinya dan harapannya bisa tercapai untuk berbenah mengembangkan potensi yang ada di desa ini ke depan secara bertahap," kata Dedi.
Dedi juga menyampaikan, kalau fasilitas
sejenis sudah
dibangun, manfaatnya bisa dipakai untuk keperluan
pertemuan warga setempat, selain juga untuk lokasi
rapat
koordinasi dan evaluasi perangkat desa. Konsep
pembangunan
ke depan, sebelumnya memang sudah
direncanakan, tapi saat ini masih menunggu bantuan
karena terkendala
biaya.
"Anggaran yang dikucurkan melalui Pemerintah Desa sebagian besar sudah diterapkan, utamanya untuk membangun infrastruktur yang lebih penting, sesuai aspirasi dan tuntutan warga, terutama Tembok Penahan Tanah, jalan desa, menata kantor desa, aula, taman, dan lainnya," jelasnya.
Aep (48), salahseorang warga setempat, menyampaikan bahwa luas area kolam sekitar 400 meter persegi, dan bisa menampung debit air yang cukup untuk mengairi sawah para petani. Dan ia sangat setuju bila memang ada rencana untuk membangun balai pertemuan di tempat tersebut.
"Semoga bisa terkabul, dan apa yang diharapkan selama ini sesuai dengan visi dan misi desa untuk kepentingan peningkatan pembangunan di segala sektor," ujarnya. (mat)
Populer
-
Abdulatif BEBERAPA wilayah di Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak, tepatnya hari Rabu pada tanggal 27 Ju...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
SAMBUTAN: Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar berikan sambutan dalam workshop mamaos DKC di Taman Pancaniti Cianjur. FOTO : DENI ABDUL ...
-
SETELAH meraih peringkat ketiga di Piala Presiden 2017, Persib Bandung mulai merancang agenda lanjutan untuk mengisi kekosongan jelang tam...
-
Warga Cibiuk Tolak Pabrik CIRANJANG – Warga Kampung Andir RT01/09, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang , mengeluhkan proses pelaksana...
-
CIANJUR-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur membatasi dana kampanye masing-masing pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil b...
-
GEKBRONG – Dibalik jabatannya sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Muhammad Ahmad Jalal...
-
CIANJUR - Kepala Bidang Penyiapan Perumusan dan Kebijakan Reformasi Birokrasi Kementrian Aparatur Negara dan Reforasi Birokrasi (Menpan-R...

Tidak ada komentar: