Perhatikan Indikator Kesehatan Ternak

CIANJUR-Jelang Idul Adha yang jatuh pada 24 September mendatang, membuat Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakanlut) Kabupaten Cianjur angkat bicara. Masyarakat diimbau agar lebih teliti saat membeli ternak agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.
Kasi Bina Kesehatan Ikan dan Hewan Disnakanlut Kabupaten Cianjur, M Agung Rianto menjelaskan, terdapat beberapa ciri-ciri khusus yang dapat diamati sebelum membeli ternak. Ternak yang memiliki nafsu makan yang besar merupakan ternak yang sehat.
“Gejala awal ternak yang sakit adalah penurunan nafsu makan. Dalam pengamatan nafsu makan juga diperhatikan gerak ruminasi, yaitu gerak memamah biak ternak sapi,” ujarnya kepada Radar Cianjur.
Selain itu, masyarakat pun perlu memerhatikan gerak. Apabila ternak cenderung diam dan kurang agresif merupakan ciri ternak yang kurang sehat. Perilaku ternak sehat dapat dilihat dari aktivitas yang kuat, merespon jika dipegang, disentuh, ditarik.
Hal yang lain dapat diperhatikan pada sorot mata yang bersih dan cerah. Kondisi bola mata harus baik, bersih dan tidak terdapat kelainan-kelainan mata, seperti berair, bercak kemerahan pada kornea mata, adanya selaput putih seperti katarak, ataupun adanya kotoran dan luka di sudut mata. “Pada ternak sehat, pupil mata akan bereaksi jika ada pergerakan atau cahaya di depannya,” ungkap Kasi.
Ia menambahkan, ternak yang sehat memiliki rambut yang tidak kusut, halus, bersih, tidak kusam dan mengkilap. Kulit ternak elastis dan tidak ada luka fisik atau cacat. “Normalnya, rambut ternak memang rontok ketika ditarik, tetapi jumlahnya tidak banyak,” tutur Agung.

Selain imbauan, pihaknya pun akan segera menyusun agenda untuk melakukan uji kesehatan ternak jelang Idul adha mendatang. (yaz)       


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top