Radar Cianjur »
Nasional
»
Ahok Tinggalkan Partai Politik, Jangan Dibalik
Ahok Tinggalkan Partai Politik, Jangan Dibalik
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 31 Maret 2016 |
Nasional
JAKARTA - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menilai
keputusan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok maju melalui jalur independen
menimbulkan kesan bahwa gubernur DKI Jakarta itu kini menjadi musuh bersama
partai politik. Padahal, menurut Hidayat, persepsi tersebut jauh dari
kenyataan."Ya, Ahok nggak jadi musuh bersamal ah. Bukan begitu kesimpulannya. Setiap
anak bangsa ini harus berkompetensi secara sehat saja dalam ruangan
demokrasi," kata Hidayat, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (30/3).
Bersemangatnya Ahok maju melalui jalur independen ujar wakil ketua MPR ini karena memang ada ruangnya dalam Demokrasi. Sama halnya dengan ruang berkoalisi mengusung calon kepala daerah."Jadi, PKS tidak setuju adanya common enemy kemudian bersatu melawan Ahok. Saya coba melihat, Ahok elektabilitasnya sangat tinggi sehingga kesannya tidak tertandingi," tegas dia.
Padahal ujar mantan Ketua MPR ini, melihat hasil survei yang ada, elektabilitas Ahok itu disebut-sebut 43 persen. Artinya 57 persen tidak memilih Ahok. Tapi publik lupa saat ini sudah ada dua partai mendukung Ahok. "Jadi batal itu teori konspirasi yang mengatakan partai politik bersatu melawan Ahok, yang terjadi kan Ahok yang meninggalkan partai politik. Jangan dibalik partai politik melawan Ahok," pungkasnya.(fas/jpnn)
Bersemangatnya Ahok maju melalui jalur independen ujar wakil ketua MPR ini karena memang ada ruangnya dalam Demokrasi. Sama halnya dengan ruang berkoalisi mengusung calon kepala daerah."Jadi, PKS tidak setuju adanya common enemy kemudian bersatu melawan Ahok. Saya coba melihat, Ahok elektabilitasnya sangat tinggi sehingga kesannya tidak tertandingi," tegas dia.
Padahal ujar mantan Ketua MPR ini, melihat hasil survei yang ada, elektabilitas Ahok itu disebut-sebut 43 persen. Artinya 57 persen tidak memilih Ahok. Tapi publik lupa saat ini sudah ada dua partai mendukung Ahok. "Jadi batal itu teori konspirasi yang mengatakan partai politik bersatu melawan Ahok, yang terjadi kan Ahok yang meninggalkan partai politik. Jangan dibalik partai politik melawan Ahok," pungkasnya.(fas/jpnn)
Populer
-
Abdulatif BEBERAPA wilayah di Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak, tepatnya hari Rabu pada tanggal 27 Ju...
-
CIANJUR-Tak henti-hentinya satuan narkoba Polres Cianjur memberantas peredaran narkoba diwilayah hukumya. Senin(14/03) dua orang pengedar...
-
SAMBUTAN: Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar berikan sambutan dalam workshop mamaos DKC di Taman Pancaniti Cianjur. FOTO : DENI ABDUL ...
-
SETELAH meraih peringkat ketiga di Piala Presiden 2017, Persib Bandung mulai merancang agenda lanjutan untuk mengisi kekosongan jelang tam...
-
PELAYANAN persampahan kebersihan dipungut retribusi atas pelayanan pengelolaan di daerah. Retribusi dikenakan kepada kepala keluarga ata...
-
Warga Cibiuk Tolak Pabrik CIRANJANG – Warga Kampung Andir RT01/09, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang , mengeluhkan proses pelaksana...
-
CIANJUR-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur membatasi dana kampanye masing-masing pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil b...
-
GEKBRONG – Dibalik jabatannya sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Muhammad Ahmad Jalal...


Tidak ada komentar: