Gawat, Beredar Ikan Teri Berformalin




CIANJUR- Maraknya penemuan ikan teri berformalin di sejumlah pasar di Jakarta membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur memperketat pengawasan. Bahkan, pihaknya akan melakukan pengujian pada ikan teri yang beredar di tiap pasar di Cianjur.
"Nanti kita akan coba ambil sample ikan teri untuk diuji agar mengetahui keberadaan kandungan formalin," ujar Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Kabupaten Cianjur, Judi Adhi Nugroho.
Ia menjelaskan, secara kasat mata, biasanya ikan teri yang murni tanpa mengandung formalin sering dihinggapi lalat. Sedangkan yang tidak memakai atau mengandung formalin tidak dihinggapi lalat.
Menurutnya, formalin amat berbahaya karena merupakan bahan pengawet untuk mayat. "Tapi mudah-mudahan di Cianjur tidak ada ikan teri atau makanan lainnya yang berformalin. Bilamana ada, kita akan telusuri asalnya dari mana," ucapnya.
Judi menambahkan, distributor pun pada umumnya memiliki alat uji formalin. "Kita akan bertindak dengan pencegahan (preventif) atau penindakan secara undang-undang (refresif)," tegasnya. (cr2)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top